Matahari Department Store Tebar Dividen Interim Rp 100 per Saham, Cek Jadwal Pembagiannya

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) akan bagikan dividen interim tunai sebesar Rp 100 per saham untuk tahun buku 2021. Pembagian dividen interim 2021 tersebut telah ditetapkan dalam Surat Keputusan Sirkuler Direksi dan Dewan Komisaris PT Matahari Department Store Tbk per 1 November 2021.

Perseroan menyatakan pembagian dividen interim tersebut juga memenuhi ketentuan dalam pasal 72 Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007 tentang perseroan terbatas. Pembagian dividen interim tidak akan melebihi laba bersih laporan keuangan konsolidasian Matahari Department Store per 30 Juni 2021 (tidak diaudit) yang menjadi acuan pembagian dividen interim.

Dalam keterangan tertulis PT Matahari Department Store Tbk yang disampaikan dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), dewan komisaris merevisi kebijakan dividen dengan menetapkan rasio pembayaran adalah 50 persen atau lebih dari laba bersih untuk dibagikan dalam bentuk dividen interim dan dividen final.

"Dengan visibilitas pemulihan yang lebih jelas serta neraca dan arus kas yang kuat, perseroan berencana untuk membagikan dividen interim sebesar Rp 100 per saham pada 2 Desember 2021,” tulis perseroan.

Perseroan juga mengusulkan dividen final dengan jumlah yang sama. Ke depan, manajemen merekomendasikan jumlah yang sama untuk dividen interim dan final.

Sebelumnya, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) mencatat kinerja positif selama semester I 2021. PT Matahari Department Store Tbk mencatat penjualan kotor Rp 6,6 triliun pada semester I 2021.

Realisasi itu 67 persen di atas 2020 pada periode yang sama. Sementara itu, pendapatan bersih perseroan Rp 3,56 triliun. Realisasi pendapatan itu tumbuh 58,43 persen dari periode sama tahun sebelumnya Rp 2,25 triliun.

Perseroan mencatat laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 532,48 miliar pada semester I 2021. Dari periode sama tahun sebelumnya rugi Rp 357,86 miliar.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Jadwal Pembagian Dividen Interim

Layar indeks harga saham gabungan menunjukkan data di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (2/1). Angka tersebut naik signifikan dibandingkan tahun 2016 yang hanya mencatat penutupan perdagangan pada level 5.296,711 poin. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Layar indeks harga saham gabungan menunjukkan data di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (2/1). Angka tersebut naik signifikan dibandingkan tahun 2016 yang hanya mencatat penutupan perdagangan pada level 5.296,711 poin. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Jadwal pembagian dividen interim:

-Cum dividen di pasar regular dan negosiasi pada 10 November 2021

-Ex dividen di pasar regular dan negosiasi pada 11 November 2021

-Cum dividen di pasar tunai pada 12 November 2021

-Ex dividen di pasar tunai pada 15 November 2021

-Recording date yang berhak atas dividen pada 12 November 2021

-Pembayaran dividen interim pada 2 Desember 2021

Gerak Saham LPPF

Pialang tengah mengecek Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta, Kamis (9/9/2021). IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore ditutup menguat 42,2 poin atau 0,7 persen ke posisi 6.068,22 dipicu aksi beli oleh investor asing. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pialang tengah mengecek Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta, Kamis (9/9/2021). IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore ditutup menguat 42,2 poin atau 0,7 persen ke posisi 6.068,22 dipicu aksi beli oleh investor asing. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Pada penutupan perdagangan Selasa, 2 November 2021, saham LPPF naik 0,98 persen ke posisi Rp 3.100 per saham. Saham LPPF dibuka stagnan di Rp 3.070.

Saham LPPF berada di level tertinggi Rp 3.160 dan terendah Rp 3.040 per saham. Total frekuensi perdagangan 1.967 kali. Total volume perdagangan 51.329 saham. Nilai transaksi Rp 16 miliar.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel