Matahari Putra Prima Bakal Gelar Rights Issue

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) akan meningkatkan modal melalui mekanisme penerbitan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue bagi seluruh pemegang saham perseroan.

Mengutip keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Jumat (9/4/2021), perseroan akan rights issue untuk memperkuat struktur permodalan.

PT Matahari Putra Prima Tbk akan melaksanakan rights issue tersebut pada Agustus 2021. Perseroan menyatakan kalau pelaksanaan rights issue memperhatikan persyaratan sebagaimana ditentukan berdasarkan ketentuan di bidang pasar modal yang berlaku termasuk diperolehnya persetujuan pemegang saham luar biasa serta pengajuan dokumen pernyataan pendaftaran kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Namun, perseroan belum menyebutkan jumlah saham yang akan diterbitkan.

"Jumlah maksimum HMETD serta persyaratan sehubungan HMETD akan disampaikan kemudian sesuai dengan jadwal pelaksanaan HMETD,” demikian mengutip keterbukaan informasi BEI, diteken Sekretaris Perusahaan PT Matahari Putra Prima Tbk Danny Kojongian pada Rabu, 7 April 2021.

Terkait dampak dari pelaksanaan aksi korporasi itu, perseroan menyatakan struktur permodalan perseroan meningkat.

Gerak Saham MPPA

Karyawan memerhatikan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Mandiri Sekuritas, Jakarta, Selasa (30/5). (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Karyawan memerhatikan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Mandiri Sekuritas, Jakarta, Selasa (30/5). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Pada penutupan perdagangan saham, Jumat, 9 April 2021, saham MPPA naik 24,47 persen ke posisi Rp 585 per saham. Saham MPPA berada di kisaran 585-438 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 15.426 kali dengan nilai transaksi Rp 127,3 miliar.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini