Materi adalah Dasar Zat dalam Kimia, Pengertian, Bentuk, dan Contohnya

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Materi adalah bagian dari subjek yang dipelajari dalam kimia. Materi adalah dasar dari terbentuknya zat atau objek. Mempelajari materi adalah bagian penting dalam dasar kimia.

Dalam kehidupan sehari-hari, materi adalah bahan yang bisa ditemukan di mana saja. Materi yang berbeda akan memiliki fitur, atau sifat yang berbeda pula. Materi menjadi dasar dalam struktur pembentuk sebuah benda.

Materi adalah zat yang bisa didapat secara alami atau buatan. Materi adalah bahan yang dapat dideskripsikan berdasarkan sifat-sifatnya. Bahkan materi adalah topik yang dipelajari dalam subjek khusus, yaitu ilmu material. Berikut pengertian tentang materi, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Senin(01/11/2021).

Pengertian materi

ilustrasi lab/credit @pixabay/jarmoluk
ilustrasi lab/credit @pixabay/jarmoluk

Materi adalah tiap objek atau bahan yang membutuhkan ruang. Jumlah materi diukur oleh suatu sifat yang disebut massa. Materi dapat didefinisikan secara singkat sebagai sesuatu yang memiliki massa dan menempati volume.

Materi terbuat dari segala sesuatu yang bisa disentuh. Bahkan bahan yang terlalu kecil untuk disentuh, juga disebut materi. Materi dapat berupa materi murni atau tidak murni, materi hidup atau tak hidup.

Materi dapat diklasifikasikan berdasarkan sifat fisik dan kimianya, atau berdasarkan asal geologis atau fungsi biologisnya.

Udara, air, batu, dan bahkan manusia adalah contoh materi. Berbagai jenis materi dapat dijelaskan berdasarkan massanya. Massa suatu benda adalah jumlah materi yang menyusun benda tersebut.

Penggunaan kata materi

Ilustrasi zat kimia (Foto: PublicDomainPictures/ Pixabay)
Ilustrasi zat kimia (Foto: PublicDomainPictures/ Pixabay)

Materi adalah kata yang bisa berupa kata benda dan kata sifat. Dalam kata benda, materi adalah barang atau zat yang digunakan untuk membuat sesuatu. Contoh, ketika ingin membuat sebuah meja, maka kamu harus menyiapkan materi seperti kayu, baut, dan sekrup.

Sementara dalam konteks kata sifat, materi adalah sesuatu yang duniawi daripada spiritual. Contohnya, ketika bergabung dalam sebuah kepercayaan tertentu, seseorang perlu menyerahkan barang-barang materinya.

Materi dalam ilmu kimia

Ilustrasi bahan kimia. (dok. unsplash/Novi Thedora)
Ilustrasi bahan kimia. (dok. unsplash/Novi Thedora)

Materi yang biasa ditemukan terdiri dari atom. Materi atom ini terbentuk karena adanya interaksi dari partikel subatom. Ini merupakan sebuah inti atom dari beberapa proton dan neutron, serta awan dari garis edar elektron-elektron.

Unit terkecil dari materi adalah molekul. Secara khusus, sains menganggap gabungan dari partikel-partikel ini merupakan materi karena mereka memiliki massa diam dan volume. Sebaliknya, partikel tak bermassa, seperti foton, tidak dianggap sebagai materi karena mereka tidak mempunyai massa diam ataupun volume.

Materi tersusun atas molekul-molekul dan molekul pun tersusun atas atom-atom. Materi umumnya dapat dijumpai dalam empat fase berbeda, yaitu padat, cairan, gas, dan plasma (wujud zat).

Materi dalam kehidupan sehari-hari

Ilustrasi Pergi Keluar Rumah Credit: pexels.com/Pillie
Ilustrasi Pergi Keluar Rumah Credit: pexels.com/Pillie

Bahan yang digunakan untuk membuat sesuatu disebut materi. Meja sekolah, misalnya dapat dibuat dari materi kayu, plastik, atau logam. Atau campuran ketiga bahan tersebut. Ketika suatu objek dirancang dan dibuat, penting untuk memilih materi terbaik.

Materi didefinisikan sebagai zat atau campuran zat yang membentuk benda. Materi memiliki kualitas, atau sifat tertentu, seperti kekuatan, warna, dan kekerasan, yang harus dipertimbangkan dengan cermat.

Jenis materi

Ilustrasi Gambar Batu (sumber: unspash)
Ilustrasi Gambar Batu (sumber: unspash)

Materi bisa bersifat alami atau buatan. Sifat ini yang membagi jenis-jenis materi dasar. Jenis materi adalah:

Materi dari makhluk hidup

Materi dari makhluk hidup adalah materi yang berasal dari makhluk hidup. Ini bisa berasal dari hewan atau tumbuhan. Kayu, kertas, dan karton semuanya terbuat dari pohon. Kulit berasal dari kulit sapi, wol berasal dari domba, dan kapas berasal dari tumbuhan.

Materi dari benda tak hidup

Materi dari benda tak hidup adalah materi yang berasal dari beda mati. Logam dan permata berharga, seperti berlian, diambil dari bebatuan di tanah. Kapur, tanah liat, batu bara, dan pasir juga merupakan contoh bahan dari benda mati.

Beberapa materi adalah campuran makhluk hidup dan tak hidup. Tanah terdiri dari organisme kecil, tanaman mati, batu, partikel kecil batu, udara, dan air.

Sifat materi

Ilustrasi alam (pixabay)
Ilustrasi alam (pixabay)

Materi adalah zat yang dapat dideskripsikan berdasarkan sifat-sifatnya. Sifat materi dapat lunak, keras, fleksibel, kaku, transparan, buram, kasar, halus, mengkilap, atau kusam.

Sifat fisik

Semua materi memiliki sifat fisik. Sifat fisik adalah sifat yang dapat diukur seseorang tanpa mengubah materinya. Warna, jumlah, kekerasan, dan suhu adalah contoh sifat fisik.

Sifat kimia

Semua materi juga memiliki sifat kimia. Sifat kimia menceritakan bagaimana suatu materi akan berubah menjadi zat yang berbeda dalam kondisi khusus. Misalnya, logam tertentu berubah menjadi karat jika dibiarkan terkena hujan.

Seberapa mudah suatu materi berkarat adalah sifat kimia. Kertas dan kayu terbakar menjadi abu jika bersentuhan dengan api. Seberapa mudah suatu materi terbakar juga adalah sifat kimia lainnya.

Bentuk materi

Ilustrasi kompor gas. (dok. Pixabay.com/stevepb)
Ilustrasi kompor gas. (dok. Pixabay.com/stevepb)

Semua bahan terbuat dari materi. Materi adalah segala sesuatu yang menempati ruang. Tiga bentuk atau keadaan materi yang paling dikenal adalah padat, cair, dan gas.

Padat

Materi padat adalah materi yang memiliki bentuk dan volume yang tetap. Materi dalam keadaan padat memiliki ukuran dan bentuk yang tetap. Ukuran dan bentuk benda padat tidak mudah berubah. Banyak sekali materi yang berbentuk padat, seperti kertas, batu bata, kayu, logam, dan es.

Cair

Materi cair memiliki volume tetap, tetapi mengikuti bentuk wadahnya. Contoh materi cair seperti air, lendir, sabun, jus, kecap, dan banyak lagi.

Dalam keadaan cair, materi memiliki ukuran atau jumlah yang ditetapkan. Namun, bentuknya tergantung pada wadahnya. Misalnya, susu berubah bentuk ketika seseorang menuangkannya dari karton ke dalam gelas. Tapi jumlah susu tetap sama.

Gas

Materi gas tidak memiliki bentuk atau volume yang pasti. Contoh gas seperti LPG, udara, helium, dan lainnya. Materi dalam keadaan gas tidak memiliki ukuran atau bentuk yang ditetapkan. Itu bisa mengembang untuk mengisi wadah besar, atau bisa diperas ke wadah yang lebih kecil.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel