Material Tempur Yonroket 2 Marinir Bergerak Keluar Kandang, Ada Apa?

Rifki Arsilan
·Bacaan 2 menit

VIVA – Belasan material tempur Korps Marinir TNI Angkatan Laut dari satuan Batalyon Roket 2 Marinir terlihat keluar kandang. Alutsista tempur pasukan elit TNI Angkatan Laut itu digerakkan ke Pusat Latihan Tempur Korps Marinir Grati Pasuruan, Jawa Timur.

Menurut keterangan resmi Dispen Kormar, Kamis, 1 April 2021, material tempur Batalyon Roket 2 Marinir yang bermarkas di Jawa Timur itu sengaja dikerahkan dalam rangka Latihan Satuan Dasar (LSD) I Aspek Darat Triwulan (TW) I TA 2021.

Perwira pelaksana latihan (Palaklat) Yonroket 2 Mar Kapten Marinir Suyamto menyatakan, pengerahan material tempur dalam latihan Gerak Artileri Medan (GAM) satuan Batalyon Roket 2 Marinir itu dilakukan guna memelihara dan meningkatkan kemampuan serta keterampilan sebagai pengawak material tempur.

Kapten Marinir Suyamto menjelaskan, pelaksanaan latihan LSD itu diawali dengan pengecekan personel dan material di Pantai pasir panjang. Kemudian para pengawak material tempur akan mendapatkan materi latihan dengan problem GAM yang disampaikan secara langsung oleh Palaklat.

"Dalam latihan ini melibatkan beberapa Material Tempur 1 Unit Aligator, 2 Pucuk MLRS Vampire, 1 unit kendaraan kemarkasan dan 1 Unit Jeep Kia," kata Kapten Marinir Suyamto.

Dia menambahkan, untuk meningkatkan kemampuan profesional prajurit dalam mengawaki kesenjataan, para prajurit dilatih untuk memahami lebih jauh lagi berbagai unsur penggunaan material tempur, diantaranya unsur pengukuran medan (Kurmed), unsur pimpinan penembakan (Pibak) dalam mengolah data tembak, kedudukan senjata, permintaan tembakan, dan gerakan perpindahan stelling, serta melaksanakan stelling cepat harus dilaksanakan dengan ke akurasian guna melaksanakan penembakan untuk membantu satuan manuver serta dalam menghadapi tugas-tugas yang diberikan oleh satuan atas.

Sementara itu, Komandan Batalyon Roket 2 Marinir Letkol Marinir Suroso mengingatkan kepada seluruh personel pengawak meterial tempur Marinir yang melaksanakan latihan, agar betul memahami materi yang diberikan oleh pelatih dengan tujuan untuk mengasah, mempertajam kemampuan menggawaki kesenjataan yang merupakan tugas pokok prajurit Artileri Medan (Armed) Korps Marinir.

"Laksanakan latihan dengan mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan agar latihan ini Zero Accident, dan tetap laksanakan protokol kesehatan COVID-19 dalam setiap melaksanakan pergerakan, gunakan masker serta selalu membawa Hansanitiser," ujarnya.

Baca: Cegah Konflik, Dandim Aceh Barat Kumpulkan Tokoh Lintas Agama