Matikan Ekonomi Rakyat Kecil, MenDes PDTT: Jangan Sampai Alfamart dan Indomaret Masuk Desa

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Padang Pariaman - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar mengingatkan kepala daerah agar jangan sampai ada ritel besar seperti Alfamart dan Indomaret masuk ke desa-desa.

Hal tersebut dikatakannya saat berkunjung ke Sumatera Barat pada Jumat (27/8/2021). Menurutnya kehadiran ritel besar akan mematikan usaha kecil masyarakat.

"Sekarang ritel besar ini sudah merambah ke desa, ini kemudian menjadi masalah ekonomi masyarakat kecil dan bikin saya pusing," katanya, Jumat (27/8/2021) di Kabupaten Padang Pariaman.

Apapun alasannya, kata Abdul Halim, gerai ritel mini market itu memang harus dihindari. Sebab sudah banyak yang usaha kecil masyarakat yang mati akibat kehadiran ritel tersebut.

Kemudian, mendes PDTT menyebut dari berbagai survei yang telah dilakukan, kehadiran Alfamart dan Indomaret dapat dipastikan membunuh berbagai usaha warga desa.

"Setiap bertemu bupati atau wali kota, ini selalu saya wanti-wanti. Jangan sampai ritel besar itu masuk ke desa," ucapnya.

Menurutnya, yang sudah terlanjur masuk ke desa, maka biarkanlah. Tapi ke depan sebisanya ritel ini cukup di perkotaan saja.

"Kalau sampai masuk ke desa, habis nanti warga kita dalam usaha," sebut Abdul Halim.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Pemulihan Ekonomi Warga

Selain itu, saat ini pemerintah sedang mengupayakan pemulihan ekonomi warga. Untuk itu pemerintah daerah diharapkan tidak mengeluarkan sembarang izin kepada ritel besar untuk masuk ke desa.

Tapi pihaknya menyadari, untuk melakukan pemulihan ekonomi takkan bisa jika pemerintah berjalan sendiri, dan sangat membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.

"Saya salut dengan Sumbar, sampai sekarang belum ada Alfamart dan Indomaret," mendes PDTT menambahkan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel