Matsui Jurina dan Takayanagi Akane resmi lulus dari SKE48

Ida Nurcahyani
·Bacaan 2 menit

Dua personel terlama SKE48 yaitu Matsui Jurina (generasi pertama), dan Takayanagi Akane (generasi kedua) resmi lulus dari grup idola yang membesarkan namanya tersebut, melalui konser kelulusan yang dihelat pada Sabtu (10/4) dan Minggu (11/4) di Jepang, Yahoo News Japan melaporkan, dikutip Senin.

Akane atau yang akrab dipanggil Churi oleh para penggemarnya, melakukan konser kelulusannya digelar di Japan Gaishi Hall, Nagoya, Sabtu lalu. Terdapat penampilan spesial dari sahabat Churi yaitu Matsui Rena, anggota SKE48 generasi pertama yang juga ikut bernyanyi di atas panggung.

"Bagi saya, ini akan menandai dimulainya hidup baru. Bahkan untuk para personel lainnya, ini akan menjadi pertama kalinya mereka tampil di atas panggung lagi di tempat yang besar," kata Churi.

"Saya harap ini sekali lagi akan membuat mereka merasa bahwa menjadi idola itu menyenangkan," ujarnya melanjutkan.

Akane sendiri bergabung dengan SKE48 sebagai trainee generasi kedua pada Maret 2009, sebelum dipromosikan menjadi Tim KII. Dia adalah anggota Tim SKE48 KII, dan mantan anggota Tim BII dari NMB48.

Baca juga: Konser kelulusan Matsui Jurina SKE48 ditunda

Sementara itu, Jurina menghelat konser kelulusannya berjudul "Matsui Jurina Sotsugyou de Nanika ga Okiru!?" di Japan Gaishi Hall, Nagoya di hari Minggu.

"Menjadi idola selama 12 tahun, saya memiliki rasa terima kasih yang besar untuk penggemar saya, dan saya merasa sangat senang kami dapat mengadakan konser dengan penonton," kata Jurina.

Jurina adalah anggota generasi pertama terakhir SKE48. Ia mengumumkan kelulusannya pada pertunjukan teater SKE48 pada 7 Februari 2020.

Jurina memulai kariernya di dunia musik pop Jepang pada tahun 2008 di usianya yang baru menginjak 11 tahun.

Namanya semakin meroket dengan keikutsertaannya di lagu AKB48 "Oogoe Diamond" (2008) bersama dengan personel-personel utama AKB48 pada masa itu seperti Maeda Atsuko, Oshima Yuko, dan Shinoda Mariko.

Gadis kelahiran Aichi, 8 Maret 1997 itu kemudian terus tampil sebagai center dan ace dari SKE48. Selain merupakan anggota Team S dari SKE48, Jurina juga menjadi bagian dari Team K milik AKB48 (kennin) selama beberapa tahun.

Di tahun ke-sembilannya, setelah beberapa tahun selalu masuk dalam jajaran anggota senbatsu yang terbentuk dari pemilihan umum 48Group, Jurina akhirnya menjadi juara dan center dari seluruh sister group 48 seluruh dunia dengan perolehan 190 ribu suara.

Hal itu menjadikan Jurina sebagai personel 48Group pertama yang menjuarai pemilihan umum seluruh sister group 48 seluruh dunia. Ia memimpin barisan senbatsu untuk lagu "Sentimental Train" (2018).


Baca juga: Pertunjukan terakhir 26 anggota JKT48 siap digelar Maret 2021

Baca juga: Matsui Jurina akhiri perjalanannya di SKE48 lewat "Koi Ochi Flag"

Baca juga: Hirate Yurina eks Keyakizaka46 debut solo lewat "Reason for Dance"