Mau Bikin Rumah Konsep Minimalis? Contek 5 Tips Ini!

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Impian dan idaman. Itulah dua kata yang sering diungkapkan ketika menggambarkan sebuah rumah. Nah ketika bicara tentang rumah, salah satu yang jadi fokus adalah konsepnya.

Dari sekian banyak konsep, salah satu yang paling diidamkan adalah rumah dengan konsep minimalis. Mengapa? Itu karena rumah minimalis tak sekadar dipenuhi dengan furnitur sederhana saja. Tapi juga dirancang dengan pembangunan yang sederhana dengan mengunggulkan perawatan yang mudah.

Nah buat kamu yang mau memang sudah punya impian dan mendambakan rumah berkonsep minimalis, ada baiknya memperhatikan beberapa hal berikut ini:

1. Bikin Denah yang Sesuai Keinginan

Jika ingin membangun rumah seperti keinginan, pastikan kamu tak cuma punya bayangan rumah sederhana saja. Di denah tersebut, kamu sudah tahu bagian atau area mana saja yang akan dibangun benar-benar sesuai fungsinya. Denah rumah minimalis akan memaksimalkan area sebaik mungkin sesuai dengan kebutuhanmu sebagai pengguna.

2. Hindari Dinding Pembatas

Rumah minimalis biasanya tidak memiliki dinding pembatas, misalnya antara dapur dan ruang makan atau antara ruang makan dan ruang keluarga. Umumnya ruangan-ruangan ini hanya dipisahkan dengan partisi seperti rak atau meja.

Yup, tanpa adanya dinding pembatas, bagian dalam rumah akan terlihat lebih luas, nyaman, dan terang. Namun, ruang-ruang yang sifatnya pribadi tetap memiliki dinding pembatas, misalnya kamar tidur dan kamar mandi, dan gudang sekalipun.

3. Dekorasi

Seperti namanya, rumah minimalis juga meminimalisir penggunaan dekorasi yang digunakan di dalam rumah. Boleh saja membeli dan menggunakan perabotan dan perlengkapan modern, tapi jangan terlalu banyak menggunakan hiasan-hiasan dinding atau hiasan rumah.

Pasalnya, hal tersebut bisa mengurangi kesan minimalis rumah Anda. Cukup gunakan dekorasi yang sederhana dan hiasan yang diperlukan saja. Misalnya memasang hiasan dinding seperti lukisan di sudut ruangan tertentu atau meletakkan pot secara tidak berlebihan di tempat tertentu.

4. Pilih Warna Dinding yang Tepat

Jika kamu memilih konsep rumah ini, umumnya warna cat dinding cenderung monokrom, seperti hitam, putih, abu-abu, dan cokelat. Dengan kombinasi warna tersebut, dipastikan rumahmu akan terlihat lebih sederhana, bersih, namun tetap elegan. Tapi jika mau memilih warna pastel yang sifatnya lembut, juga bisa kok! Jika ingin memberikan kesan luas, warna pastel cocok diaplikasikan.

5. Pilih Material Bangunan yang Tepat

Batu bata dan kayu merupakan beberapa material yang sering dikombinasikan dalam membuat konsep rumah minimalis. Itu karena material bangunan ini dikenal karena kualitasnya yang tahan lama. Biasanya, jenis batu bata digunakan untuk membangun dinding. Kayu atau keramik dimanfaatkan untuk lantai pada rumah.

Oh ya, beberapa rumah minimalis juga ada yang menggunakan material bangunan lain seperti kaca, beton, dan baja lho! Dengan pemilihan material yang tepat dan dibantu oleh desainer interior terbaik, pastinya rumahmu akan 'lahir' seperti apa yang kamu idamkan.

Nah satu hal lagi, rumah minimalis dan desain bagus saja ternyata tak cukup. Kamu perlu memilih bahan bangunan seperti semen yang berkualitas agar hasil akhir bangunan lebih tahan lama dan sesuai impian.

Oleh karena itu, kamu perlu memperhatikan tahapan proses pembangunan rumah mulai dari awal konstruksi sampai tahap penyelesaian. Biasanya semen diaplikasikan untuk membuat lantai atau dinding agar strukturnya lebih kuat.

Semen berkualitas yang dapat membuat struktur bangunan lebih kuat dan tahan lama adalah Semen Gresik. Ini adalah semen berkualitas premium, berstandar internasional dan mengantongi sertifikat ISO 14001.

Dengan melekatnya ISO artinya semen tersebut memiliki standar mutu yang mencirikan bahwa semen yang digunakan memenuhi standar manajemen lingkungan alias ramah lingkungan.

Untuk diketahui, Semen Gresik juga memiliki daya rekat baik atau tinggi. Juga memiliki keunggulan lain yaitu, lebih mudah digunakan dengan kualitas hasil lebih halus. Semen ini cocok untuk penggunaan umum dan elemen bangunan lainnya.

Fakta menariknya lagi, Semen Gresik merupakan produk asli Indonesia. Mulai dari perusahaan, produksian, hingga bahan baku dan tenaga ahli, semua berasal dari Indonesia.

Nah soal bahan baku, Semen Gresik menggunakan bahan baku terpilih sehingga mampu memperkuat konstruksi bangunan. Hal ini sudah dibuktikan selama hampir 65 tahun tahun, Semen Gresik terus membangun negeri hingga hari ini.

Ya, perusahaan yang memproduksi Semen Gresik yang didirikan oleh Presiden Soekarno ini membangun sejumlah pembangunan untuk masyarakat di Tanah Air.

Mulai dari perumahan, gedung perkantoran, ruang publik, hingga pembangunan jalan yang menghubungkan antara satu daerah dengan daerah lainnya. Ya, Semen Gresik berhasil membangun kisah lintas generasi.

Dengan kekuatan semen yang kokoh tak tertandingi, Semen Gresik menuntaskan pembangunan Gelora Bung Karno, Jembatan Suramadu, Jakarta International Stadium, Tol Bali Mandara hingga pembangunan Pelabuhan Kijing-Kalimantan. Informasi selengkapnya cek di sini.

(Adv)