Mau Coba Beli Aset Kripto Modal Rp 20 Ribu? Ini Caranya

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta PT Enkripsi Teknologi Handal, sebuah perusahaan asal Indonesia yang bergerak di bidang teknologi blockchain secara resmi meluncurkan versi terbaru dari aplikasi NOBI. Peluncuran NOBI 3.0 ini dilengkapi dengan tampilan baru yang sepenuhnya berbeda dari versi sebelumnya. Tidak hanya itu, hadirnya beragam fitur baru di versi kali ini diharapkan mampu memberikan pengalaman investasi kripto yang semakin mudah, praktis, dan terpercaya bersama NOBI.

Setelah sukses meluncurkan aplikasi NOBI ke publik pada bulan Mei 2021 lalu, NOBI telah membantu puluhan ribu pengguna dari 40+ negara dalam memudahkan berinvestasi aset kripto dan telah berhasil mengelola aset kripto senilai lebih dari 80 juta dollar.

Di Indonesia aset kripto makin populer, Kementerian Perdagangan (Kemendag) per Juli 2021 mencatat jumlah investor kripto sudah mencapai 7,4 juta orang, atau tumbuh hampir dua kali lipat dari tahun lalu yang jumlah pelanggannya mencapai 4 juta orang. Untuk nilai transaksi juga mengalami lonjakan yang luar biasa menjadi Rp 478,5 triliun, naik signifikan dari 2020 yang angkanya Rp 65 triliun.

Namun tidak banyak platform kripto yang menawarkan layanan investasi selain trading, sedangkan tidak semua yang terjun ke dunia kripto adalah seorang trader. Investor jangka panjang atau investor kasual terutama generasi milenial tentunya tidak punya banyak waktu untuk melakukan trading karena sudah sibuk dengan kegiatan sehari-harinya.

NOBI mencoba menjawab kebutuhan para investor kasual itu dengan menghadirkan sebuah aplikasi yang menawarkan berbagai jenis investasi kripto yang mudah dan aman melalui passive income. Dengan mengusung tema “The Future of Investing” (Cara Berinvestasi di Masa Depan) di versi terbaru ini, NOBI memiliki misi agar semua orang dapat memiliki dan mengembangkan aset kripto dengan mudah. Karena NOBI percaya, bahwa dengan memberi orang akses ke investasi kripto yang lebih baik, kesetaraan ekonomi bisa meningkat.

Satu produk layanan yang sudah dinanti-nantikan pengguna kini hadir di NOBI 3.0, yaitu jual-beli aset kripto. Produk layanan yang dinamakan NOBI TRADE ini, menawarkan jual-beli aset kripto terbaik seperti Bitcoin, Ethereum, USDT, dll secara praktis dan aman dalam hitungan detik mulai Rp 20.000. Melalui layanan ini, investor bisa melakukan transaksi dalam hitungan detik/

Founder dan CEO NOBI Lawrence Samantha mengatakan, kehadiran fitur jual-beli aset kripto di NOBI 3.0 ini merupakan hasil dari komitmen NOBI dalam mendengar permintaan pengguna kami yang terus bertambah pesat.

NOBI juga selalu berkomitmen dalam memilih mitra-mitra yang terpercaya, guna memberi pengalaman investasi aset kripto yang aman kepada seluruh pengguna kami. Oleh karena itu, NOBI bermitra dengan INDODAX, bursa kripto Indonesia berijin yang terdaftar di Badan Pengatur Perdagangan Berjangka Komoditas (BAPPEBTI).

"Kami juga ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengguna kami, dimana peluncuran dari NOBI 3.0 merupakan hasil dari dukungan dan masukan yang diberikan selama ini kepada kami,” tutup Lawrence.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Dukungan Indodax

Ilustrasi Mata Uang Kripto, Mata Uang Digital. Kredit: WorldSpectrum from Pixabay
Ilustrasi Mata Uang Kripto, Mata Uang Digital. Kredit: WorldSpectrum from Pixabay

Sebagai CEO Indodax, Oscar Darmawan sangat mendukung kerjasama yang terjalin dengan NOBI. Dengan hadirnya NOBI ini akan membuka ekosistem baru untuk dapat meningkatkan penetrasi investor kripto.

Dengan adanya kerjasama yang terjalin antara Nobi dan Indodax, para user NOBI dapat membeli aset kripto yang tersedia langsung di aplikasi Nobi, yang mana platform pembelian aset kripto ini didukung Penuh oleh Indodax.

"Saya berharap dengan adanya kerjasama yang terjalin ini, akan semakin menambah orang orang yang terjun untuk berinvestasi di kripto”, jelas Oscar.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel