Mau Dihukum karena Liga Super Eropa, Klopp: Emang Liverpool Ngapain?

Muchamad Syuhada
·Bacaan 1 menit

VIVA – Isu seputar Liga Super Eropa terus bergulir. Salah satu yang bikin heboh adalah rencana sejumlah tim-tim Premier League untuk menuntut hukuman bagi enam klub yang sebelumnya menyatakan ikut dalam ajang anyar tersebut.

Liverpool, Chelsea, Manchester United, Manchester City, Tottenham Hotspur, dan Arsenal, sebelumnya masuk dalam daftar 12 tim pengagas Liga Super Eropa. Meski belakangan mereka memutuskan menarik diri karena banyaknya tekanan dari luar dan dalam.

Enam tim tersebut juga telah menyampaikan permohonan maaf kepada fans serta pihak luas. Tapi nyatanya itu dianggap belum cukup.

14 tim Premier League lain kabarnya mau para pengkhianat itu dihukum. Mereka merujuk Premier League L9, yang menyatakan klub anggota mana pun membutuhkan persetujuan tertulis sebelumnya oleh Dewan untuk memasuki kompetisi baru.

Peraturan tersebut dinilai telah 'dilanggar dengan jelas' oleh enam klub. Opsi hukuman yang mungkin dijatuhkan adalah mulai dari denda hingga pengurangan poin.

Wacana tersebut kini dikomentari oleh manajer Liverpool, Juergen Klopp. Dia tidak sepakat bila The Reds dan tim lain harus dihukum. Alasannya, sejauh ini tidak terjadi hal apa pun, karena Liga Super Eropa sendiri juga belum digulirkan.

"Saya tidak melihat alasan untuk menghukum klub-klub ini, karena tidak ada yang terjadi. Kami masih berada di situasi yang sama seperti sebelumnya," kata Klopp.

"Untuk hukuman yang dikenakan kepada Bury dan Wingan, itu jelas berbeda. Tapi bila ada yang mau menghukum kami, saya tidak bisa apa-apa," tegasnya.