Mau Dipakai Kampanye, Jokowi Genjot Produksi Baju Kotak-kotak

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO---Wali Kota Surakarta Joko Widodo (Jokowi) yang maju mencalonkan Gubernur DKI Jakarta mengerahkan pengusaha kecil menengah (UKM) untuk memproduksi baju bermotif kotak-kotak yang akan dipakai dalam kampanye pemilihan gubernur tersebut.

"Baju motif kotak-kotak ini dipakai pasangan Jokowi-Ahok pada tanggal 24 Maret 2012 ketika mendaftarkan di KPUD DKI Jakarta sebagai calon Gubernur DKI Jakarta. Baju motif kotak-kotak ini nantinya akan dijadikan identitas resmi dalam pencalonan Gubernur DKI Jakarta," kata Jokowi yang berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama di Solo, Selasa (3/4).
"Saya telah meminta kepada para pengusaha kecil menengah untuk dibuatkan baju motif kotak-kotak sebanyak 7.000 potong, yang per potongnya diberikan modal sebesar Rp 30 ribu. Pembuatan baju ini masih belum banyak yang jadi, tunggu dua minggu lagi nanti akan jadi dan silakan para wartawan kalau mau melihat," katanya.

Menyinggung tempat pembuatan, Jokowi mengatakan tidak perlu tahu. "Yang penting pembuatan baju itu pakai uang saya sendiri, dan apakah baju itu nantinya dijual lagi dan ini juga belum dimengerti secara pasti," katanya.
Baju motif kotak-kotak seperti yang dipakai pasangan Jokowi-Ahok ketika mendaftarkan sebagai calon Gubernur DKI Jakarta di KPU DKI Jakarta beberapa pekan lalu, sekarang banyak diburu oleh penggemarnya, tetapi sulit didapat.

Bayu, salah seorang warga di Solo, mengaku mendapat pesanan baju tersebut dari saudaranya di Jakarta sebanyak 200 potong, tetapi mengaku susah untuk mendapatkan dan bahkan di Pasar Klewer Solo yang terkenal sebagai pusat perdagangan grosir tekstil terbesar kedua di Indonesia setelah Pasar tekstil Tanah Abang di Jakarta juga tidak ada barangnya.

"Saya sudah keliling di Pasar Klewer, setiap pedagang baju saya tanya baju motif kotak-kotak tersebut dijawab tadi juga banyak mas yang menanyakan baju itu, tetapi saya tidak punya barangnya," katanya.
Baju motif kotak-kotak sekarang ini memang lagi tren, tetapi sayang di Pasar Klewer juga tidak ada.
"Biasanya kalau ada model baju baru yang terkenal dalam waktu tidak lama di Pasar Klewer sudah ada yang jual, tetapi untuk baju kotak-kotak ini kok sulit ya," kata Halim salah satu pedagang baju di Pasar Klewer.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.