Mau Hidup Abadi, Orang-Orang Tajir di Dunia Melakukan Hal Ini?

Aulia Akbar

Apapun bisa dilakukan para miliarder dunia, mau beli rumah mewah bisa, beli jet pribadi bisa, kapal pesiar mewah juga bisa. Namun ada satu hal yang gak bisa mereka lakukan, yaitu hidup abadi.

Semua yang hidup pasti akan mati bukan? Tapi jangan salah, beberapa miliuner justru punya ambisi mengerikan untuk bisa hidup selama-lamanya.

Menurut artikel dari USA Today, sebuah lembaga riset yang berbasis di Inggris, ABC Finance, menguak sejumlah cara yang dilakukan miliarder dunia yang hendak menginginkan hidup abadi. Ini bukan lewat dukun atau paranormal lain lho ya melainkan lewat sebuah riset medis.

Mau tahu lebih lanjut? Simak di bawah sini yuk.

1. Transfusi darah anak muda

Transfusi darah (Shutterstock).

Percaya gak percaya, ada tiga perusahaan di Amerika Serikat yang tengah menggelar percobaan transfusi darah orang-orang berusia 16 hingga 25 tahun ke mereka yang lanjut usia. Karena darah para pemuda disinyalir lebih segar dan bisa membantu memperpanjang umur seseorang.

Selain itu, bisa membantu menghindari alzheimer, parkinson, sakit jantung, hingga multiple sclerosis. Apakah benar?

Namun US Food and Drug Administration (FDA) justru mengeluarkan peringatan bahwa tindakan ini gak bermanfaat, dan malah bisa membahayakan kesehatan. 

Biar kata membahayakan, miliarder dunia yang gak lain adalah co-founder Paypal, Peter Thiel, justru tertarik mencoba treatment ini. 

Baca juga: Deretan Seleb Ini Plesiran Pakai Kapal Mewah, Tarif Sewanya Bisa Rp 200 Juta Sehari!

2. Membekukan diri

Membekukan diri ingin dilakukan oleh para miliarder (Shutterstock)

Kayak Captain America atau mungkin Austin Power. Katanya, jika jasad kita dibekukan kita gak akan tambah tua dan tetap hidup. 

Masuk akal gak sih? Bukannya orang beku malah bisa meninggal dunia ya karena kekurangan cairan? Beberapa miliarder malah percaya bahwa hal ini masuk akal, salah satunya ya Peter Thiel itu lah, dia memang gak pernah nyerah soal mencari upaya menghindari kematian.

Thiel bahkan menggelontorkan uang bagi perusahaan yang siap melakukan riset untuk hal ini. 

3. Digital consciousness

Digital consciousness (Ilustrasi by Shutterstock).

Kalau memang otakmu bisa diunggah ke iCloud atau Dropbox lalu kamu bisa sadar walau jasadmu sudah dikubur, apakah kamu mau melakukan hal ini? Mungkin kamu harus nonton film Transcendence biar paham sama apa yang namanya digital consciousness ini.

Teori yang satu ini memang dipercaya oleh beberapa lembaga riset ternama di Amerika Serikat. Beberapa futuris pun meyakini bahwa hal ini gak mustahil terjadi di dunia.

Jangan salah, ada donasi sebesar Rp 18 miliaran untuk proyek riset ini dari US National Institute of Mental Health.

4. Perlindungan kiamat

Ilustrasi Bencana Alama (Shutterstock).

Jangan salah, coba nonton film 2012 deh. Masih ada yang yakin bahwa kiamat mungkin bukan akhir dari segalanya.

Kiamat bukan berarti dunia telah hancur lebur, beberapa pihak menyebutnya sebagai sebuah pandemi global yang menyebabkan kerusuhan skala global. Atau mungkin saja ada wabah penyakit yang menyebabkan berkurangnya populasi di dunia.

Kalau kamu meyakini hal ini terjadi, kamu gak sendirian. Post Malone pun nekat keluar uang Rp 42 miliar untuk mendirikan sebuah rumah mewah di Utah, yang dilengkapi dengan bunker bawah tanah.

Mungkin saja dengan membayar asuransi yang satu ini, kamu bisa dapat sebuah markas di Hawaii atau Selandia Baru, di mana kamu bisa menyaksikan bencana alam yang luar biasa besar. 

Itulah cara-cara bagaimana para miliarder dunia menyelamatkan diri dari kematian. Gak nyangka kan, banyak orang yang memang meyakini kematian bisa dihindari. (Editor: Winda Destiana Putri).