Mau Investasi Tanah? Pahami 12 Kelebihan dan Kekurangan Dulu

·Bacaan 7 menit
Mau Investasi Tanah? Pahami 12 Kelebihan dan Kekurangan Dulu
Mau Investasi Tanah? Pahami 12 Kelebihan dan Kekurangan Dulu

RumahCom - Tahukah Anda bahwa investasi tanah itu menguntungkan? Jika melihat ke belakang, orang tua zaman dulu mempunyai banyak rumah dan tanah yang luas. Bagi mereka, membeli tanah ibarat menabung untuk masa depan karena akan menguntungkan di kemudian hari. Ditambah dengan alasan nilai tanah yang tidak mudah turun, bahkan cenderung naik setiap tahun.

Dikutip dari Kompas.com, tanah sebagai investasi jangka panjang memang dianggap prospektif. Apalagi dengan pembangunan infrastruktur yang kian marak, harga tanah yang nyaris tak pernah turun kian terkerek.

Bagi Anda yang juga berencana melakukan investasi tanah, simak dahulu beberapa hal penting berikut ini.

  1. Syarat Tanah yang Layak Dijadikan Investasi

    • Legalitas lengkap

    • Lokasi strategis

    • Prospek kenaikan harga

  2. Beli Tanah Kavling Perumahan atau Non-Perumahan?

  3. Kelebihan dan Kekurangan Investasi Tanah

    • Harga tanah cenderung naik

    • Sebidang tanah kosong memiliki banyak manfaat

    • Tidak memerlukan perawatan yang rumit

    • Risiko kehilangan cenderung kecil

    • Tanah bisa dijual utuh atau per kavling

    • Kompetisi cenderung minim

    • Daya jual tergantung lokasi

    • Tak bisa dijadikan sumber pemasukan tetap

    • Ada risiko penyerobotan lahan

    • Pilihan kredit untuk membeli tanah masih sedikit

    • Perlu ketelitian mengenai legalitas dokumen

    • Tidak diandalkan sebagai dana darurat

1. Syarat Tanah yang Layak Dijadikan Investasi

Cari tahu syarat tanah yang layak dijadikan investasi. (Foto: Pixabay)
Cari tahu syarat tanah yang layak dijadikan investasi. (Foto: Pixabay)

Cari tahu syarat tanah yang layak dijadikan investasi. (Foto: Pixabay)

  • Legalitas lengkap

Seperti halnya properti rumah ataupun bangunan, tanah yang Anda beli memiliki legalitas. Anda bisa meninjau legalitas tanah dari status tanah dan landasan hukumnya, misalnya sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) dan HGU (Hak Guna Usaha). Selain itu, periksa juga masa berlaku HGB dan HGU sebelum membeli tanah.

Anda juga bisa menggunakan jasa notaris untuk memeriksa legalitas tanah yang akan Anda beli. Setelah yakin akan legalitasnya, Anda dapat mengurus Sertifikat Hak Milik (SHM). Hal ini penting dilakukan untuk mengetahui kejelasan status properti tanah yang Anda beli dan menghindari sengketa lahan di kemudian hari. Selain itu, SHM juga akan memberikan Anda kemudahan saat Anda berencana menjual kembali tanah Anda.

  • Lokasi strategis

Dalam membeli tanah, mulailah dari memilih lokasi yang bagus, akses yang baik, dan infrastruktur yang lengkap sehingga tanah memiliki nilai investasi tinggi. Di atas tanah tersebut, Anda bisa membangun rumah, ruko, atau jenis properti lainnya yang menghasilkan nilai tambahan.

Lalu, bagaimana cara mengetahui lahan atau tanah yang Anda beli memiliki nilai investasi yang tinggi? Kuncinya, pilihlah lokasi yang strategis dan perhatikan perkembangan nilai jual tanah serta bangunan di sekitarnya dari tahun ke tahun.

  • Prospek kenaikan harga

Ketika Anda berniat menjual kembali lahan atau tanah yang Anda miliki, calon pembeli tidak selalu berasal dari end user, tetapi bisa juga investor atau developer. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui data kenaikan harga tanah per tahun supaya Anda memahami cara membuat investasi tanah Anda menguntungkan.

Secara umum, kenaikan harga tanah per tahun yang ideal adalah antara 5% sampai 20%. Namun, angka ini bisa bertambah jika lokasi tanah Anda berada di dekat jalan tol, mal, apartemen, atau stasiun kereta.

Bagaimana jika lokasi tanah Anda berada di area terpencil? Tidak perlu berkecil hati, Anda bisa mencari tahu prospek pembangunan infrastruktur di sekitar lahan investasi melalui dinas tata kota setempat.

8 Aspek Jual Beli Tanah di Indonesia Melalui Kantor BPN
8 Aspek Jual Beli Tanah di Indonesia Melalui Kantor BPN

Panduan dan Referensi

8 Aspek Jual Beli Tanah di Indonesia Melalui Kantor BPN

2. Beli Tanah Kavling Perumahan atau Non-Perumahan?

Tanah kavling di perumahan memiliki keunggulan dalam hal keamanan. (Foto: Pexels)
Tanah kavling di perumahan memiliki keunggulan dalam hal keamanan. (Foto: Pexels)

Tanah kavling di perumahan memiliki keunggulan dalam hal keamanan. (Foto: Pexels)

Saat ingin membeli tanah, Anda perlu mempertimbangkan lokasi dan ukuran tanah untuk dijadikan investasi. Mengenai lokasi, Anda bisa memilih antara lokasi yang memiliki prospek pembangunan ataupun lokasi strategis yang dekat dengan pusat kota dan memiliki infrastruktur baik.

Namun, Anda juga bisa mempertimbangkan tanah kavling yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Ada beragam tipe tanah kavling, contohnya tanah kavling yang berlokasi di ujung jalan buntu. Biasanya tanah kavling jenis ini melebar di bagian dalam, namun sempit di bagian luar. Ada juga tanah kavling yang berada di tengah perumahan dan memiliki keunggulan dalam hal keamanan. Jika Anda menginginkan tanah kavling yang lebih luas, pilihlah tanah hook atau tanah di sudut.

Baca juga: Panduan Lengkap Investasi Tanah dan Rumah

3. Kelebihan dan Kekurangan Investasi Tanah

Ketahui dahulu kelebihan dan kekurangan berinvestasi tanah sebelum mengambil keputusan besar. (Foto: Pixabay)
Ketahui dahulu kelebihan dan kekurangan berinvestasi tanah sebelum mengambil keputusan besar. (Foto: Pixabay)

Ketahui dahulu kelebihan dan kekurangan berinvestasi tanah sebelum mengambil keputusan besar. (Foto: Pixabay)

Untuk Anda yang berminat mengikuti jejak orang tua zaman dulu yang gemar berinvestasi tanah, simak kelebihan dan kekurangan investasi tanah berikut ini.

  • Harga tanah cenderung naik

Kenaikan harga tanah cenderung terjadi setiap tahun. Selain karena faktor inflasi, hal ini juga dipengaruhi oleh semakin langkanya tanah kosong. Namun, jumlah penduduk terus bertambah dan pembangunan terus berjalan, sehingga membutuhkan lahan atau tanah.

Persentase kenaikan harga tanah tergantung pada lokasi tanah tersebut. Umumnya, kenaikannya mencapai 20–25%. Namun, jika tanah tersebut berada di daerah berkembang yang memiliki akses dan infrastruktur yang baik, bisa jadi kenaikannya mencapai 100% hingga 200% dalam waktu beberapa tahun.

  • Sebidang tanah kosong memiliki banyak manfaat

Sebidang tanah kosong bisa dimanfaatkan untuk banyak hal, contohnya dijadikan lahan untuk menanam sayuran dan lahan parkir yang disewakan. Jadi, selain memiliki nilai investasi jangka panjang, sebidang tanah kosong milik Anda yang dimanfaatkan dengan baik bisa berubah menjadi passive income.

  • Tidak memerlukan perawatan yang rumit

Berbeda dengan rumah atau bangunan yang membutuhkan banyak perawatan untuk mencegah kebocoran dan kerusakan, sebidang tanah tidak memerlukan perawatan yang rumit. Biaya rutin yang dikeluarkan juga tidak terlalu banyak, contohnya hanya biaya keamanan untuk mencegah penyalahgunaan properti oleh orang asing dan biaya untuk jasa tukang kebun.

  • Risiko kehilangan cenderung kecil

Rumah atau ruko bisa saja mengalami kerusakan besar dan nilai investasinya menjadi berkurang. Investasi lainnya seperti emas atau perhiasan rawan hilang akibat pencurian atau perampokan. Sedangkan tanah, dalam kondisi apapun, selama Anda memiliki surat atau bukti kepemilikannya, akan tetap menjadi milik Anda.

  • Tanah bisa dijual utuh atau per kavling

Jika area tanah yang Anda miliki cukup luas, Anda bisa mempertimbangkan untuk menjualnya per kavling. Anda juga bisa menaikkan daya jual tanah dengan membangun beberapa rumah dan menjual dengan sistem cluster. Cara ini dapat membantu meningkatkan keuntungan yang Anda dapatkan, dibandingkan dengan menjual tanah saja secara utuh.

  • Kompetisi cenderung minim

Menjual kembali properti seperti rumah, apartemen, atau ruko mungkin membutuhkan waktu lama karena banyak persaingan. Lain halnya jika Anda berinvestasi tanah dan berencana untuk menjualnya kembali. Pesaing Anda lebih sedikit, sehingga tanah lebih mempunyai peluang untuk terjual dengan cepat.

  • Daya jual tergantung lokasi

Walaupun kompetisi dalam penjualan tanah cenderung tidak sebanyak kompetisi dalam penjualan rumah, daya jual tanah bergantung pada lokasi. Dalam hal investasi properti, faktor lokasi memiliki peran penting yang menentukan daya jual.

  • Tak bisa dijadikan sumber pemasukan tetap

Berbeda dengan investasi properti lainnya, seperti rumah dan ruko yang bisa disewakan dan memberikan penghasilan tetap setiap bulan, investasi tanah sulit dijadikan sumber pemasukan tetap. Meskipun Anda bisa menyewakan tanah sebagai lahan parkir, lokasi pesta pernikahan, atau lahan usaha kaki lima, sistem sewa lahan kosong biasanya bersifat musiman saja.

Jika Anda belum akrab dengan investasi tanah, simak syarat tanah yang layak dijadikan investasi berikut ini.

  • Ada risiko penyerobotan lahan

Jika Anda memiliki tanah kosong di lokasi yang jauh, tidak dijaga, atau jarang dikunjungi, lahan Anda bisa saja dimanfaatkan oleh pihak lain. Contohnya dengan cara mendirikan bangunan tidak tetap atau dijadikan lahan parkir tanpa izin. Penyerobotan lahan juga bisa terjadi dalam bentuk pengurangan luas tanah, sehingga menyebabkan Anda rugi secara finansial. Dikutip dari Liputan6.com, Anda tetap harus mewaspadai berbagai risiko dalam transaksi pembelian tanah.

Tip Rumah

Salah satu solusi agar tidak terjadi penyerobotan tanah adalah mendirikan pagar sebagai pembatas tanah.

  • Pilihan kredit untuk membeli tanah masih sedikit

Ada fasilitas kredit untuk membeli tanah yang dinamakan Kredit Pemilikan Tanah (KPT) atau Kredit Kepemilikan Lahan untuk mempermudah Anda mendapatkan lahan. Namun, saat ini masih sedikit perbankan yang menawarkan fasilitas kredit untuk membeli tanah.

  • Perlu ketelitian mengenai legalitas dokumen

Status legalitas hukum atas tanah kadang sulit ditelusuri. Oleh karena itu, Anda perlu teliti dan melakukan usaha ekstra untuk mencari tahu apakah tanah yang akan Anda beli sudah memiliki status kepemilikan yang kuat atau sebaliknya.

  • Tidak diandalkan sebagai dana darurat

Ketika sewaktu-waktu Anda membutuhkan dana darurat, tanah yang Anda miliki tidak bisa diandalkan untuk mendapat uang cash dengan cepat. Meskipun tanah Anda terletak di lokasi strategis, cukup sulit menjual lahan kosong atau tanah dengan cepat.

Temukan lebih banyak panduan dan tips membeli rumah dalam Panduan dan Referensi.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah.

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya
Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tanya Rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel