Mau Nonton Piala Dunia 2022 Langsung di Qatar? Wajib Baca Dahulu 6 Aturan Ini Ya

Bola.com, Jakarta - Ada sejumlah aturan yang wajib para suporter ketahui sebelum menyaksikan Piala Dunia 2022 di Qatar. Piala Dunia edisi ke-22 ini bakal berlangsung mulai 21 November hingga 18 Desember 2022.

Sebelum pergi ke Qatar akhir tahun ini, penonton wajib mempelajari latar belakang negara dan kebiasaan yang digunakan. Qatar adalah negara Islam dan memiliki tradisi yang berbeda negara peserta Piala Dunia misalnya dari Eropa.

Pada laman resmi Piala Dunia 2022, Qatar memberikan panduan serba-serbi budayanya. Mulai dari adat istiadat hingga kebiasaan sehari-hari dari penduduk setempat.

Para suporter atau wisatawan mendapat saran untuk beradaptasi dengan budaya lokal pada titik-titik tertentu. Tentu saja, sebagai tamu di negara ini, para pengunjung harus menghormati hukum dan peraturan yang berlaku.

Berikut sejumlah aturan yang wajib para wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Qatar untuk menyaksikan Piala Dunia 2022. Jangan sampai menyalahi aturan sehingga terlibat masalah hukum.

 

1. Tunjukkan Rasa Hormat dan Bersikap Sopan

FIFA resmi meluncurkan logo Piala Dunia 2022 di Doha, Qatar, Selasa (3/9/2019). (AFP).
FIFA resmi meluncurkan logo Piala Dunia 2022 di Doha, Qatar, Selasa (3/9/2019). (AFP).

Jika menginginkan sesuatu di Qatar maka harus menunjukan rasa hormat dan bersikap sopan. Mulai dengan tegur sapa dan lakukan obrolan ringan terlebih dahulu.

Obrolan ringan tentang keluarga setelah mengucapkan salam kerap masyarakat Qatar lakukan. Namun hindari tentang obrolan yang berbau agama hingga politik.

Bahkan jika mengkritik Emir atau Amir yang berarti raja atau kepala negara Qatar maka orang tersebut bisa masuk penjara. Pembicaraan tentang homoseksualitas juga sangat dilarang di Negara Teluk ini.

 

2. Kode Berpakaian

Qatar adalah negara Islam dengan aturan berpakaian yang konservatif. Pria Qatar mengenakan jubah putih tradisional, sedangkan wanita memakai abaya panjang.

Wisatawan wanita memang tidak harus mengenakan kerudung. Namun jangan berpakaian minim yang mengumbar aurat di Qatar.

Baik pria maupun wanita sebaiknya mengenakan pakaian yang menutupi bagian bahu hingga lutut. Pakaian casual seperti t-shirt atau kaus oblong dengan lengan tertutup beserta celana panjang masih boleh wisatawan kenakan.

 

Nikmati Masa Tinggal Anda dengan Cara Qatar

Doha Corniche di Qatar. (Karim Jaafar/AFP)
Doha Corniche di Qatar. (Karim Jaafar/AFP)

Nikmati hari-hari yang dipenuhi matahari dan matahari terbenam yang indah. Ada banyak hotel indah di Doha. Wisatawan juga dapat bersantai pada siang hari di tepi kolam renang atau pusat kebugaran.

Anda juga dapat berbelanja di pusat perbelanjaan besar yang luar biasa seperti Villaggio. Juga, nikmati suasana malam i di Qatar karena ini adalah salah satu negara teraman di dunia.

Kehidupan orang-orang di Qatar juga hingga dini hari. Namun jangan berharap banyak supaya klub malam menyediakan alkohol dan DJ, meskipun di sejumlah tempat memilikinya.

 

4. Minum Air yang Cukup

Para wisatawan harus banyak mengkonsumsi air saat berada di Qatar yang memiliki suhu di atas 40 derajat Celcius. Jangan sampai air urine menjadi kuning tua yang bertanda dehidrasi.

Jika berada di Qatar, paling tidak para wisatawan harus minum setidaknya dua liter air per hari. Selain itu, wisatawan juga harus membawa perbekalan makanan yang banyak serta ban cadangan jika sedang berjalan-jalan ataupun mengendari kendaraan.

Oleskan juga tabir surya ke semua kulit yang terbuka. Jangan lupa untuk menggosoknya juga ke kaki jika sedang memakai sandal jepit.

 

5. Bersyukurlah, Terima Kopi dan Teh

Selama berada di Qatar, teh atau kopi selalu menjadi sajian utama di sana. Cangkir pertama yang ditawarkan penduduk Qatar kepada Anda harus selalu diterima dengan sopan.

Setelah cangkir pertama, Anda dapat menunjukkan bahwa Anda tidak ingin lagi. Jika meminum lebih dari tiga cangkir teh atau kopi maka akan membuat penduduk Qatar bersemangat menjamu Anda.

Sumber: Qatar World Cup 2022

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel