Mau Over Kredit Apartemen? Ini Cara dan Tipsnya agar Aman

Mau Over Kredit Apartemen? Ini Cara dan Tipsnya agar Aman
Mau Over Kredit Apartemen? Ini Cara dan Tipsnya agar Aman

RumahCom – Anda bisa melakukan over kredit apartemen untuk mendapatkan tujuan tertentu. Misalnya Anda menginginkan tingkat suku bunga yang lebih kompetitif, kemudahan dalam pelunasan, skema pelunasan yang lebih fleksibel, hingga fasilitas lain yang dinilai lebih dibandingkan dengan fasilitas sebelumnya.

Over kredit secara garis besar meliputi dua hal, yakni over kredit dari satu bank ke bank lain dan over kredit dari debitur lama ke debitur yang baru. Untuk skema yang pertama, artinya, KPA  yang sebelumnya Anda lakukan di bank A, kemudian dipindahkan ke bank B. Tentu saja, skema tersebut tak selalu bisa dijalankan. Ini tergantung pada kebijakan antar bank tersebut.

Sementara itu, untuk over kredit dari Anda sebagai debitur lama ke orang lain atau debitur baru atau sebaliknya, berarti pengalihan kredit kepemilikan. Singkatnya, kepemilikan properti dari debitur A pindah ke B. Anda bisa saja  menggunakan bank yang sama atau menggunakan bank yang berbeda seperti skema sebelumnya. Dalam skema ini, Anda harus mendapat  persetujuan dari kredit yang ingin dialihkan. Pasalnya, kalau pengajuan kredit tidak disetujui, pengalihan kredit tidak dapat terjadi.

  • Over Kredit Apartemen

  • Syarat Mengajukan Over Kredit Apartemen

  • Cara Over Kredit Apartemen

  • Tips Over Kredit Apartemen yang Aman

[ArticleCallout]{ “title”: “15 Bank dengan Suku Bunga KPR Rendah di Bulan Ini”, “excerpt”: “Simak Selengkapnya di Sini!”, “link”: “https://www.rumah.com/panduan-properti/lima-bank-kpr-dengan-suku-bunga-rendah-per-januari-2019-2-9574”, “image”: “https://img.iproperty.com.my/angel-legacy/520×300-crop/static/2022/02/rumah.com-802.jpg” } [/ArticleCallout]

Over Kredit Apartemen

<em>Over kredit apartemen bisa menjadi jalan alternatif. </em>
Over kredit apartemen bisa menjadi jalan alternatif.

Over kredit apartemen adalah sebuah opsi alternatif untuk mengalihkan kepemilikan rumah beserta proses pembayarannya dari orang pertama ke pihak lainnya, atau hanya berupa pengalihan proses pembayaran dari satu bank ke bank lainnya. Jika Anda akan membeli hunian dengan over kredit apartemen, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Terutamanya, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, maka sebelum melakukan akad kredit sebuah unit rumah susun/apartemen dengan fasilitas KPA, Anda harus membuat perjanjian secara tertulis terlebih dahulu dengan orang yang hendak mengoperkan kepemilikan apartemennya atau sebaliknya yang hendak mengoperkan kepemilikannya kepada Anda.

Dalam hal pengoperan, tentunya harus sepengetahuan pemgembang, dan biasanya pengembang sudah memiliki mekanisme tersendiri dalam proses peralihan rumah/apartemen yang masih dalam masa cicilan. Jika pembayaran selanjutnya dilakukan dengan KPA, maka PPJB harus berakhir terlebih dahulu dan dilakukan dengan akad kredit, yang dalam prakteknya akad kredit ini ditindaklanjuti dengan penandatanganan AJB dan Akta Pemberian Hak Tanggungan atau APHT, yang mengandung pengertian bahwa telah terjadi jual beli antara konsumen dengan developer hanya saja pelunasan dilakukan oleh bank pemberi KPA.

Mengenai over kredit KPA, apabila pada masa PJB Anda ingin untuk mengambil alih kepemilikan apartemen tersebut, maka harus dilakukan melalui mekanisme over kredit dari pembeli/pemilik (sesuai tertera) dalam akta akad kredit dengan cara mengoperalihkan PJB atau pengalihan hutang (novasi) dengan memperhatikan pasal-pasal yang terkandung dalam PJB tersebut.

Syarat Mengajukan Over Kredit Apartemen

<em>Pastikan dulu bahwa Anda tidak memiliki tunggakan atau kredit macet yang tertera dalam database Bank Indonesia.</em>
Pastikan dulu bahwa Anda tidak memiliki tunggakan atau kredit macet yang tertera dalam database Bank Indonesia.

Saat hendak mengajukan over kredit apartemen, tentunya ada hal dan syarat yang perlu diperhatikan. Pastikan dulu bahwa Anda tidak memiliki tunggakan atau kredit macet yang tertera dalam database Bank Indonesia yang dikenal dengan nama Sistem Informasi Debitur. Ingat, SID adalah salah satu data yang dijadikan landasan dalam menganalisa pengajuan kredit. Nah, kalau pengajuan ditolak, tidak ada salahnya cek nama Anda di daftar SID Bank Indonesia. Pastikan agar Anda tidak terkena blacklist dari Bank Indonesia.

Sementara itu, jika Anda melakukan take over kredit (Anda melanjutkan kredit sebelumnya), pastikan Anda sudah menghitung pengeluaran dalam proses. Pada dasarnya tidak disarankan melakukan over kredit, karena ada risikonya. Jika Anda tetap ingin over kredit pastikan Anda sudah membandingkan besarnya biaya over kredit dan membeli unit baru

Over kredit apartemen bisa Anda lakukan bila Anda berencana ingin pindah ke rumah tapak. Berikut daftar rumah dijual di kawasan Depok dibawah Rp500 juta di sini!

Cara Over Kredit Apartemen

<em>Cara over kredit apartemen yang akan dijelaskan di bawah ini adalah dengan melalui bank atau melalui notaris. </em>
Cara over kredit apartemen yang akan dijelaskan di bawah ini adalah dengan melalui bank atau melalui notaris.

Ketika Anda sudah  memutuskan melakukan over kredit apartemen, apakah Anda ingin melunasi langsung atau meneruskan cicilan? Jika memilih melunasi langsung, maka proses akan jauh lebih mudah dibandingkan meneruskan cicilan. Perlu diingat Anda harus membayar denda (pinalti) pelunasan cepat sesuai perjanjian masing-masing bank.Biaya denda atau penalti bank dikenakan 1-3% dari total sisa pokok pinjaman. Untuk biaya pengurusan kredit baru adalah 7% dari plafon kredit yang diberikan bank.

Proses tersebut akan melalui notaris, apabila sudah lunas maka selanjutnya bisa mengurus Akta Jual Beli (AJB) untuk mengalihkan status rumahnya.Namun, jika Anda ingin meneruskan cicilan dari pemilik lama, prosesnya akan cukup panjang. Sebab ini sama seperti mengambil KPA baru yang melalui banyak proses mulai dari survei, appraisal, notaris, dan legalitas yang sah sesuai hukum berlaku. Biaya ini harus dibayarkan saat proses over kredit.

1. Cara Over Kredit Apartemen Melalui Bank

Hal yang sangat penting untuk proses over kredit apartemen melalui bank adalah legalitas. Dalam hal ini legalitas dokumen surat-surat yang dimiliki oleh si pembeli dan dokumen surat-surat rumah oleh si penjual. Dua hal ini adalah parameter wajib untuk melakukan over kredit apartemen ke bank.

Anda harus lebih dahulu memenuhi dokumen pribadi yang merupakan legalitas dari Anda sebagai pemohon KPA. Apa saja dokumen tersebut?

  • KTP Pembeli

  • KTP Pasangan dari si Pembeli

  • NPWP

  • Kartu Keluarga

  • Akta Nikah

  • Surat keterangan kerja

  • Slip gaji 3 bulan terakhir

  • Rekening Gaji 3 bulan Terakhir

  • Dokumen Rumah

Jika pembeli menyiapkan dokumen-dokumen pribadi, maka pihak penjual juga harus menyiapkan dokumen rumah yang akan dijual, seperti:

  • Fotokopi sertifikat rumah

  • Fotokopi IMB

  • Fotokopi akad pembiayaan

  • Lampiran outstanding (sisa pinjaman KPR)

  • Biaya over kredit bagi pembeli dan penjual

Setelah menerima pengajuan Anda, bank akan melakukan re-appraisal atas jaminan yang menjadi objek KPA. Ini untuk menilai nilai pasar jaminan terkini dan mengevaluasi kelayakan jaminan dari sisi kelengkapan dokumen dan keabsahan sertifikat. Jika Anda lolos penilaian ulang ini, barulah Anda bisa mengajukan pemindahan KPA.

Selanjutnya, bank akan melakukan proses kredit ulang.Ini dilakukan karena kriteria setiap bank yang berbeda. Lolos di satu bank bukan berarti langsung lolos di bank yang lain. Jika terjadi peningkatan nilai pinjaman, bank harus memastikan bahwa nasabah tetap mampu membayar meskipun cicilan lebih besar.

Tahap terakhir adalah pembayaran harga jual beli apartemen.Dalam proses take over jual beli rumah, jika biaya pinjaman dari bank tidak cukup untuk membayar harga jual beli, maka Anda tetap harus merogoh kocek sendiri untuk membayar uang muka.

2. Cara Over Kredit Apartemen Melalui Notaris

Mekanisme over kredit apartemen melalui notaris adalah sebagai berikut. Pertama, penjual dan pembeli datang ke notaris disertai kelengkapan berkas. Kemudian, penjual dan pembeli dibuatkan akan pengikat jual beli atas pengalihan hak atas tanah dan bangunan. Ini yang dimaksud surat kuasa untuk melunasi sisa angsuran dan kuasa untuk mengambil sertifikat.

Setelah itu, penjual kemudian menandatangani surat notifikasi atau pemberitahuan kepada bank mengenai peralihan hak atas apartemen yang dimaksud. Intinya sejak pengalihan ini, meskipun angsuran dan sertifikat bernama penjual, tapi karena haknya sudah beralih maka penjual tidak berhak lagi untuk melunasi sendiri dan mengambil sertifikat asli yang berkenaan kepada bank. Usai salinan akta selesai, penjual bersama pembeli memberikan kepada bank salinan akta-akta.

[PropertyTip]Over kredit apartemen adalah sebuah opsi alternatif untuk mengalihkan kepemilikan rumah beserta proses pembayarannya dari orang pertama ke pihak lainnya, atau hanya berupa pengalihan proses pembayaran dari satu bank ke bank lainnya[/PropertyTip]

Tips Over Kredit Apartemen yang Aman

<em>Proses over kredit ini tentu butuh waktu dan biaya yang menjadi salah satu kelemahan utamanya. </em>
Proses over kredit ini tentu butuh waktu dan biaya yang menjadi salah satu kelemahan utamanya.

Setelah Anda mengetahui rincian biaya dari over kredit dan tertarik untuk membeli over kredit apartemen,maka di bawah ini adalah beberapa langkah over kredit yang aman dan bisa Anda ikuti agar terhindar dari masalah di kemudian hari:

Ketahui Keunggulan dan Kelemahan Beli Rumah dengan Over Kredit

Keputusan penjualan apartemen dengan cara over kredit umumnya dikarenakan si pemilik sebelumnya ingin berpindah lokasi atau kesulitan membayar angsuran cicilan. Karena itulah, umumnya apartemen yang dijual dengan cara ini dilepas dengan total harga yang lebih rendah dari pasaran.

Namun, Anda harus tahu juga kalau mereka yang membeli rumah dengan cara KPR, belum memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM). Pihak bank sebagai pemberi kredit akan menahan SHM rumah tersebut untuk dijadikan jaminan. Anda yang ingin membeli apartemen yang masih di dalam proses pencicilan kredit harus turut melibatkan bank yang memberi KPA. Proses over kredit ini tentu butuh waktu dan biaya yang menjadi salah satu kelemahan utamanya.

Lakukan Riset Pasar

Riset pasar sangat penting untuk dilakukan agar Anda bisa mengetahui nilai jual dari apartemen yang berada di kawasan yang sama. Tidak hanya itu saja, Anda juga harus mengetahui apakah lingkungan tempat apartemen tersebut memiliki akses yang mudah dan terhindar dari banjir agar Anda tidak pusing di kemudian harinya.

Periksalah kondisi apartemen yang akan dibeli bersama dengan penjual yang ingin melakukan over kredit agar Anda bisa mengetahui besaran biaya untuk memperbaiki kondisinya.

Tanyakan Dokumen Asli

Dokumen asli adalah salah satu poin yang harus Anda perhatikan. Jangan pernah sekalipun tergiur dengan apartemen yang dijual dengan harga rendah namun tidak memiliki dokumen asli. Apartemen yang tidak memiliki dokumen asli akan menyusahkan Anda dalam proses over kredit dan status kepemilikan akan menjadi tidak jelas.

Setidaknya, ada enam dokumen yang harus disiapkan si penjual, yaitu fotokopi Perjanjian Kredit, fotokopi sertifikat penjaminan pada bank, fotokopi IMB, fotokopi SPPT PBB beserta bukti lunas, dan buku tabungan yang digunakan untuk pembayaran angsuran.

Mengkaji Ulang Biaya Pembelian dan Simulasi Cicilan Bulanan

Karena pembelian rumah dengan cara over kredit adalah pengalihan pembayaran cicilan, sudah seharusnya Anda melakukan penghitungan simulasi cicilan bulanan yang perlu Anda bayarkan. Jangan sampai saat Anda sudah melakukan pembelian malah Anda yang menjadi terlilit masalah pembayaran cicilan bulanan dari apartemen tersebut.

Meneliti Rekam Jejak Kredit Pemilik Terdahulu

Tips yang selanjutnya adalah dengan melihat dan mencari rekam jejak kredit dari pemilik apartemen terdahulu. Pastikan agar pemilik rumah yang lama tidak memiliki tunggakan kredit yang lain pada bank karena Anda akan terkena bunga yang seharusnya bukan menjadi sebuah tanggung jawab dari Anda sendiri.

Tidak hanya itu saja, seseorang yang memiliki banyak hutang juga akan memiliki kemungkinan apartemen tersebut bisa didatangi oleh debt collector yang akan sangat mengganggu keseharian Anda.

Tonton video berikut ini untuk mengetahui lebih detail tentang Nilai Jual Objek Pajak (NJOP)!

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah