Mau Penghasilan Tambahan Jelang Lebaran? Simak Caranya

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Hari Raya Idul Fitri atau lebaran adalah perayaan yang menggembirakan bagi semua orang di dunia. Mengunjungi sanak saudara dan menikmati makanan enak bersama teman dan keluarga selalu menjadi sorotan yang ditunggu-tunggu oleh banyak orang.

Meski Hari Raya Idul Fitri tahun ini masih sama seperti tahun lalu, yakni masih dalam suasana pandemi covid-19, namun masih ada peluang untuk menjalankan tradisi mengunjungi keluarga, meski dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Dikatakan demikian, isi dompet kita juga tentunya masih butuh pemasukan yang ekstra menjelang hari raya. Apakah Anda berencana untuk membeli furniture dan peralatan rumah baru, atau melakukan renovasi dan perbaikan, untuk menyambut hari raya Idul Fitri dan lainnya.

Berikut 3 cara untuk meningkatkan pemasukan menjelang Hari Raya Idul Fitri, dilansir dari laman Freemalaysiatoday.com, Kamis (29/4/2021).

1. Pekerjaan paruh waktu

Istilah 'paruh waktu' dan 'pendapatan sampingan' biasanya terkait dengan pekerjaan penjualan, bisnis online, atau penjualan dropship.

Namun, pekerjaan paruh waktu alternatif bagi mereka yang mencari penghasilan tambahan adalah bekerja di gerai F&B atau menjadi promotor fisik.

Pekerjaan ini membutuhkan manajemen waktu yang baik karena seseorang harus memenuhi jumlah jam kerja minimum dan juga bekerja sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

Pekerjaan ini, seperti pengiriman makanan tidak hanya menawarkan jam kerja yang fleksibel, tetapi juga terus-menerus diminati. Terlebih lagi, semakin banyak jam yang Anda habiskan maka pendapatan Anda pun akan meningkat.

2. Jual barang yang tidak terpakai

Saat melakukan pembersihan pra-Raya, mengapa tidak mengubahnya menjadi pembersihan mata air yang tepat dan benar-benar membersihkan kekacauan? Anda mungkin terkejut dengan barang yang tidak terpakai yang Anda temukan.

Ada baiknya Anda menjual pakaian, tas, atau sepatu yang sudah tidak terpakai atau jarang digunakan, apalagi jika kondisinya masih bagus. Ada banyak platform yang bisa Anda manfaatkan untuk menjualnya, termasuk Facebook Marketplace, Instagram dan lainnya.

Paling tidak, Anda bisa mendapatkan kembali sebagian uang yang Anda belanjakan untuk barang-barang itu. Ingatlah untuk memeriksa kondisi barang sebelum menjualnya, karena menjual sesuatu yang sudah tidak dapat digunakan lagi itu rasanya tidak enak.

Selanjutnya

THR/copyright: shutterstock
THR/copyright: shutterstock

3. Pembiayaan kembali pinjaman rumah

Tahukah Anda bahwa jika nilai properti Anda meningkat sejak Anda pertama kali membelinya, Anda mungkin bisa mendapat untung dari pembiayaan kembali?

Ingatlah bahwa saat melakukan refinancing, Anda tidak mendapatkan uang gratis dan utang Anda tidak berkurang. Sebaliknya, Anda meningkatkan hutang Anda, hanya dengan tingkat bunga atau masa kerja yang berbeda.

Namun, jika Anda menggunakan pembiayaan kembali untuk tujuan produktif, sebenarnya ini bisa menjadi hal yang baik.

Misalnya, uang yang Anda gunakan untuk merenovasi rumah untuk hari raya, misalnya, menjadi investasi, karena beberapa renovasi dapat meningkatkan nilai sebuah rumah.

Anggap saja sebagai metode untuk meningkatkan arus kas Anda tanpa mengambil pinjaman pribadi. Membiayai kembali pinjaman rumah Anda jauh lebih mudah karena tingkat persetujuannya lebih tinggi. Akan lebih baik lagi jika Anda berhasil mendapatkan tingkat bunga yang lebih rendah.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: