Mau 'Tabayyun' Kabar Kekasihnya Digoda, AZ Malah Babak Belur Dikeroyok Pelaku

Merdeka.com - Merdeka.com - AZ (28) harus menelan pil pahit. Upayanya mempertahankan harga diri sebagai lelaki berujung penganiayaan. Dia dikeroyok tiga pemuda pada Sabtu (29/4) malam Minggu di Jalan Jawa, kawasan dekat kampus Universitas Jember (Unej).

Di kawasan yang kerap menjadi tempat nongkrong anak muda itu, AZ mencoba mengkonfirmasi tuduhan kepada seorang pria berinisial TRI. Ia mendapat informasi, tunangannya digoda oleh pemuda 22 tahun tersebut.

"Korban mendapat informasi, bahwa tunangannya kerap digoda oleh pelaku. Tetapi, AZ hendak tabayyun atau konfirmasi," ujar Kapolsek Sumbersari, Jember, Kompol Sugeng saat dikonfirmasi merdeka.com pada Sabtu (28/05).

Meski mencoba bertanya dengan baik-baik, namun tetap saja pelaku tersinggung. Mengajak temannya, ia langsung menghajar AZ.

"Pelaku berjumlah tiga orang melakukan pengeroyokan terhadap korban," sambung Sugeng.

Dua Pelaku Buron

Usai menjadi korban pengeroyokan, AZ segera melapor ke Polsek Sumbersari. Polisi pun langsung melakukan olah TKP dan pengejaran. Hasilnya, beberapa pekan kemudian, TRI berhasil ditangkap polisi.

"Dua pelaku lain masih buron. Tetapi kami sudah mengantongi identitasnya," papar Sugeng.

Akibat pengeroyokan tersebut, AZ mengalami luka di pelipis kepala dan perut. Polisi mengimbau, dua pelaku yang masih buron, untuk segera menyerahkan diri. Sebab, polisi sudah mengantongi identitas mereka.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para pelaku akan dijerat dengan pasal 170 ayat (1) KUHP sub Pasal 351 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun 6 bulan penjara. [rnd]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel