Maulid, Ini Kisah Lahirnya Rasulullah SAW Hingga Bertemu Khadijah

Lutfi Dwi Puji Astuti, Sumiyati
·Bacaan 1 menit

VIVA – Seluruh umat Islam memperingati Maulid Nabi atau hari kelahiran Rasulullah SAW, Nabi Muhammad setiap tanggal 12 Rabiul Awal. Atau, dalam penanggalan Masehi, bertepatan dengan hari ini, Kamis 29 Oktober 2020.

Sedikit mengenang sejarahnya, Rasulullah, Nabi Muhammad SAW merupakan seorang nabi dan rasul terakhir bagi umat Islam. Beliau lahir dari ayah bernama Abdullah dan sang ibu bernama Aminah.

Dihimpun VIVA dari berbagai sumber, Rasulullah SAW lahir di Mekkah pada tahun 570 Masehi. Muhammad ditinggal sang ayah ketika dia masih berusia 2 bulan di dalam kandungan. Sementara sang ibu, meninggal saat Muhammad berusia 6 tahun.

Setelah yatim piatu, kala itu Muhammad diasuh dan dibesarkan oleh kakeknya, Abdul Muthalib hingga usia 8 tahun. Setelah itu, Nabi berlanjut diasuh oleh sang paman, Abu Thalib, selama hampir 40 tahun.

Baca Juga: Ustaz Adi Hidayat Ungkap Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW

Ketika beranjak remaja, Muhammad bekerja sebagai pedagang. Kadang-kadang, Nabi Muhammad mengasingkan diri ke gua sebuah bukti hingga bermalam-malam untuk merenung dan berdoa.

Saat ikut berdagang dengan pamannya inilah, Muhammad yang kala itu masih remaja, bertemu dengan seorang janda bernama Khadijah. Ia adalah wanita yang memiliki status tinggi di kalangan suku Arab. Khadijah mengagumi sifat Muhammad yang jujur dan dapat dipercaya dalam berdagang.

Seiring berjalannya waktu, Muhammad akhirnya menikah dengan Khadijah. Keduanya menikah saat Muhammad masih berusia 25 tahun, sementara Khadijah, mendekati 40 tahun.

Saat usia Muhammad menginjak 40 tahun, dia didatangi Malaikat Jibril dan menerima wahyu pertama dari Allah. Tiga tahun setelah wahyu pertama, Muhammad mulai berdakwah secara terbuka, menyatakan keesaan Allah SWT dalam bentuk penyerahan diri melalui Islam sebagai agama yang benar dan meninggalkan sesembahan selain Allah SWT.

Muhammad menerima wahyu berangsur-angsur hingga kematiannya. Amalan Nabi Muhammad SAW, diriwayatkan dalam hadis, dan dirujuk oleh umat Muslim sebagai sumber hukum Islam bersama Alquran.