Maut di Waduk Kedungombo hingga Pemuda Tewas Saat Tolong Teman yang Tak Bisa Berenang

·Bacaan 2 menit

Purwokerto - Insiden perahu terbalik terjadi di Waduk Kedungombo, di wilayah Dukuh Bulu, Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu siang (11/5/2021). 11 penumpang dilaporkan selamat, namun sembilan lainnya hilang tenggelam.

Hingga Sabtu petang tim SAR gabungan menemukan tiga dalam kondisi terapung di lokasi kejadian. Jenazah korban perahu terbalik itu langsung dievakuasi tim SAR gabungan dan dibawa ke RS Waras Wiris Boyolali.

Proses evakuasi jenazah korban perahu terbalik itu disaksikan ratusan warga dan sukarelawan yang berkumpul di kawasan Waduk Kedungombo, Boyolali. Mereka dengan sigap membantu proses evakuasi tersebut. Dengan ditemukannya tiga jenazah, sampai saat ini masih ada enam korban yang belum ditemukan.

Diberitakan Solopos.com sebelumnya, perahu wisata tersebut mengangkut 20 penumpang. Kapolres Boyolali, AKBP Morry Ermond, kepada wartawan di lokasi kejadian. Perahu itu mengalami kecelakaan saat hendak merapat ke warung apung.

“Rencananya mau ke warung apung, jaraknya sekita 50 meter dari daratan. Karena kapasitas penuh, ada penumpang yang mau selfie di geladak depan, sehingga perahu oleng dan terbalik,” terang Kapolres Boyolali di lokasi kejadian, dikutip Solopos.com.

Akibat Swafoto

Proses pencarian dan penyelamatan korban perahu terbalik di Waduk Kedungombo, Kemusu, Boyolali. (Foto: Istimewa/WAG Pers Mitra Kerja)
Proses pencarian dan penyelamatan korban perahu terbalik di Waduk Kedungombo, Kemusu, Boyolali. (Foto: Istimewa/WAG Pers Mitra Kerja)

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi melalui Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar dalam siaran pers yang diterima Solopos.com, menjelaskan para penumpang perahu wisata tersebut selfie di perahu setelah berputar-putar mengelilingi Waduk Kedungombo.

"Setelah berputar putar, kemudian mereka melakukan selfi diatas perahu. Karena perahu tidak kuat, akhirnya perahu tersebut terbalik, semua penumpang tercebur kedalam air," ucap Iskandar.

Akibat kejadian itu sembilan orang dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian tim SAR gabungan. Melihat kejadian tersebut Polda Jateng memerintahkan pengelola menutup Waduk Kedungombo Kemusu, Boyolali, karena melanggar protokol kesehatan dan keamanan.

"Kapolda Jateng Perintahkan tutup lokasi wisata Gedung Ombo mulai hari ini juga, karena tidak mematuhi Prokes dan melanggar kapasistas pengunjung yang di tentukan," ungkapnya.

Tolong Teman Tak Bisa Berenang, Pemuda Tewas Tenggelam di Sungai

Ilustrasi Tenggelam (Arfandi Ibrahim/Liputan6.com)
Ilustrasi Tenggelam (Arfandi Ibrahim/Liputan6.com)

Seorang pemuda bernama Adam Susanto, warga Desa Triyagan, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo tenggelam di sungai di Desa Wirun, Kecamatan Mojolaban. Nyawa Adam tak tertolong setelah tenggelam selama hampir satu jam.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, Sabtu (15/5/2021), kejadian bermula saat Adam dan temannya hendak cash on delivery atau COD barang dengan seseorang di sekitar lokasi kejadian sekitar pukul 14.00 WIB. Kala itu, mereka duduk di pinggir sungai. Tiba-tiba, teman Adam terpeleset dan jatuh ke sungai.

Lantaran temannya tak bisa berenang, Adam secara spontan menceburkan diri untuk menolong temannya. Dia berhasil mendorong tubuh temannya ke pinggir sungai. Nahasnya justru Adam yang terseret arus sungai.

"Jadi yang kali pertama tenggelam bukan Adam melainkan temannya. Kemudian, Adam berusaha menyelematkan temannya namun justru tenggelam," kata Kapolsek Mojolaban, AKP Mulyanta, mewakili Kapolres Sukoharjo, AKBP Bambang Yugo Pamungkas, Sabtu.

Kapolsek menyebut warga setempat lantas berdatangan ke lokasi kejadian. Mereka berupaya mencari keberadaan pemuda Sukoharjo yang tenggelam dengan menggunakan peralatan tradisional seperi bambu.

Dapatkan berita Solopos.com lainnya, di sini:

Simak Video Pilihan Berikut Ini: