Max: Marzuki Alie Berpotensi Jadi Ketum Harian

Denpasar (ANTARA) - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Max Sopacua mengatakan Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Partai Demokrat Marzuki Alie berpotensi menjadi Ketua Umum Harian Partai Demokrat untuk membantu Susilo Bambang Yudhoyono jika menjadi ketua umum partai tersebut.

"Marzuki Alie adalah kader yang paling dekat dengan pengurus-pengurus DPC. Saya rasa berpotensi menjadi ketua umum harian jika SBY menunjukknya," katanya di tengah-tengah persiapan Kongres Luar Biasa Partai Demokrat di Inna Grand Bali Beach Hotel, Sanur, Denpasar, Jumat.

Max menilai baik komunikasi Marzuki Ali dengan kader-kadernya di daerah.

"Sejak 2010 Marzuki Ali melakukan komunikasi ini dengan intens dengan kader," katanya.

Terkait dengan pesan singkat yang berisi teguran dari SBY kepada Marzuki Alie, Max menampik hal tersebut sebagai upaya untuk menaikkan posisi tawar lebih tinggi.

"SBY dan Marzuki Alie itu sering bertemu. Jadi, tidak mungkin seperti itu," katanya.

Namun, Max mengatakan bahwa ketua umum harian akan dipilih langsung oleh SBY.

"Jadi, tergantung SBY siapa yang menurut dia pantas dan bisa menjalankan tugas di tengah-tengah tugas utamanya menjadi presiden," katanya.

Dia mengatakan bahwa salah satu syarat menjadi ketua umum harian adalah tidak boleh memiliki faksi-faksi yang bisa menimbulkan perpecahan.

Max juga membantah Sekjen Partai Demokrat yang juga anak bungsu SBY, Edhie Baskoro Yudhoyono, menjadi ketua umum harian.

"Akan janggal nantinya, kalian bisa simpulkan sendiri," katanya.

Dia mengatakan bahwa adanya ketua umum harian juga tidak akan menimbulkan "matahari kembar" (dualisme kepemimpinan) dalam partai.

"Ini kan tugas dan posisinya berbeda, tidak mungkin ada matahari kembar," katanya.

Terkait dengan pertemuan tertutup dengan SBY pada Jumat (29/3) malam, Max membenarkan info tersebut. Namun, dia menolak untuk memberikan keterangan. (ar)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.