Max Sopacua Marah Dituding Perusak Demokrat, Tantang Kubu AHY Debat

Agus Rahmat, Anwar Sadat
·Bacaan 2 menit

VIVAMax Sopacua, politisi senior Partai Demokrat yang kini memilih berada di kubu Ketua Umum Moeldoko, tidak terima dituding sebagai perusak partai. Ia bahkan menantang debat para kader pendukung Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Mantan presenter televisi ini mengatakan, dirinya adalah salah seorang yang menjadi bagian dari sejarah berdirinya Partai Demokrat. Untuk itu, ia meminta kader seperti Yan Harahap dan Jansen Sitindaon, berdebat di mana saja.

"Saya pelaku sejarah, kalau saya dibilang perusak Demokrat mari kita berdebat di manapun. Terutama orang-orangnya AHY Yan Harahap dan Jansen Sitindaon. Berjumpa di media mana saja siapa yang merusak Demokrat sebenarnya," kata Max, Kamis 25 Maret 2021.

Baca juga: Gerak Cepat Demokrat Depok Hadapi Manuver Kubu Moeldoko

Max mengatakan, pada awal pendirian Partai Demokrat, dirinya turut berperan dan keliling Indonesia untuk melantik para pengurus daerah partai. Justru, Max menuding kubu AHY saat ini yakni Jansen Sitindaon dan rekan-rekannya, yang tidak mengetahui sejarah Partai Demokrat.

"Saya agak emosi karena saya dibilang perusak Demokrat. Padahal saya adalah pendiri deklarator yang ikut keliling Indonesia untuk melantik DPD-DPD seluruh Indonesia," ujarnya.

Max bahkan mengaku sudah berbicara dengan pendiri yang disebutnya sudah sosok yang sangat sepuh, mengenai apa yang terjadi di Partai Demokrat. Max siap untuk menghadirkan sosok-sosok para pendiri tersebut.

"Teman-teman suatu waktu anda tahu siapa berperan awal sebelum ada PD. Saya sudah bicara dengan pendiri umurnya 102 tahun, tentang apa yang terjadi, tapi nanti dengan menghadirkan orang-orang tersebut," katanya.

Saat ini, kepengurusan Partai Demokrat hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang, tengah mengurus pendaftaran di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Dia berharap kepengurusan Demokrat itu segera disahkan.

"Kita sama-sama berdoa supaya bapak menteri menandatanganilah SK di Deli Serdang itu sebagai satu-satunya pemilik Partai Demokrat. Inilah kita doakan setiap hari Mudah mudahan didengar oleh Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa," ujarnya.