Mayat Bayi Perempuan di Bawah Pohon

Laporan Wartawan Surya,Sudarmawan

TRIBUNJATIM.COM,PONOROGO - Sesosok bayi perempuan diduga dibuang kedua orangtuanya yang tak menghendaki kelahiran bayi subur itu.

Pasalnya saat ditemukan di bawah pohon trembesi di area persawahan Desa Banjarsari Kulon, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun itu, tidak diberikan bekal kebutuhan dan pakaian bayi.

Akan tetapi, di atas tas plastik hitam pembungkus bayi itu diberi tulisan dan pesan "Tolong Kuburkan Bayi Ini Sewajarnya, Allahu Akbar".

Mayat bayi perempuan dengan berat badan 6 kilogram dan panjang 50 sentimeter ini, kali pertama diketemukan Gembong Wibowo (50) warga setempat yang hendak pergi ke area persawahannya.

Saat kaget mengetahui bungkusan plastik berisi bayi, perangkat desa ini langsung meminta bantuan warga untuk melaporkan kasus penemuan bayi ini ke Polsek Dagangan.

"Saat ditemukan bayinya sudah tak bernyawa. Kami menduga bayi ini dibuang orangtunya karena kehadirannya tak diharapkan atau kemungkinan hasil hubungan gelap," terangnya kepada Surya, Kamis (11/7/2013).

Sementara Kasat Reskrim Polres Madiun, AKP Edi Susanto menegaskan jika diperkirakan bayi itu berusia 3 hari.
Namun demikian pihaknya masih menunggu hasil otopsi tim medis untuk memastikan bayi mati kedinginan atau dibunuh pelaku sebelum dibuang.

"Semua masih kami selidiki termasuk memeriksa saksi-saksi siapa tahu ada warga sekitar yang hamil tua kemarin.  Sekarang bayi masih di kamar mayat RSUD Caruban. Meski usianya baru 3 hari, tetapi belum mengeluarkan bau busuk. Gemuk badan bayi memang bayinya subur," pungkasnya.

Baca Juga:

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.