Mayat Digandoli Karung Pasir, Gegerkan Warga Sumenep

Laporan dari Muh. Rivai wartawan surya

TRIBUNJATIM.COM,SUMENEP - Warga Dusun Pandan, Desa Ambunten Tengah, Kecamatan Ambunten, Sumenep, Jawa Timur digegerkan dengan penemuan mayat tak dikenal di pinggir pantai desa setempat, Sabtu pagi (16/2/2013).

Kondisi mayat mengenaskan, hampir sekujur tubuhnya sudah membusuk terkelupas, diperutnya digandoli karung berisi pasir dan batu bata.
    
Kondisi mayat yang hanya mengenakan celana pendek warna hitam dengan tinggi badan diperkirakan 165 cm.

Semua jari tangannya sudah habis, berikut juga jari kakinya pun sudah puntung. Rambut dikepala sudah terkelupas. Dugaan sementara korban tewas karena dugaan penganiayaan karena digandoli karung berisi pasir dan batu bata.
    
Syamsuri, Kepala Dusun Pandan, saat ditemui Surya di lokasi kejadian menuturkan, awal mula ditemukannya mayat tanpa nama itu ketika pagi-pagi habis sholat shubuh, banyak warganya yang jalan-jalan ke pinggir pantai. Namun alangkah terkejutnya ketika warganya tiba-tiba melihat sesosok mayat yang sudah bau busuk tertelungkup di pinggir pantai.
    
"Kontan saja, melihat temuan itu warga disini geger dan melaporkan ke saya. Lalu kemudian saya sampaikan ke kepala desa untuk kemudian dilanjutkan ke Polsek Ambunten," papar Syamsuri.
    
Penemuan mayat tersebut langsung menyebar ke desa-desa tetangga hingg ratusan warga berduyun datang ke lokasi ditemukannya mayat. Mereka bermaksud melihat mayat tersebut untuk memastikan apakah mayat naas itu sebagian anggota keluarganya.

Beberapa saat kemudian sejumlah anggota polisi, termasuk Kapolsek Ambunten, IPTU Supardi pun datang ke lokasi kejadian. Namun mayat baru bisa dievakuasi setelah petugas medis dari RSD dr H Moh Anwar Sumenep datang ke lokasi. Mayat yang diduga bukan warga sekitar itu untuk sementara dioutopsi setelah itu disimpan di kamar mayat rumah sakit.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Apakah kandidat nama cawapres Jokowi yang beredar sekarang sudah sesuai dengan harapan Anda?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat