Mayat Pria Bersimbah Darah Ditemukan di Depan SPN Batua Makassar

Merdeka.com - Merdeka.com - Seorang pria diduga korban penikaman ditemukan bersimbah darah di depan Sekolah Polisi Negara (SPN) Batua Makassar gegerkan pengguna jalan, Senin (6/6) malam. Akibat penemuan mayat tersebut depan SPN Batua dan Kodam XIV Hasanuddin, Jalan Urip Sumoharjo Makassar terjadi kemacetan panjang.

Kepala Kepolisian Sektor Panakkukang, Komisaris Abdul Azis mengatakan, polisi masih menyelidiki penyebab kematian pria tersebut. Berdasarkan kartu identitas, korban bernama Rahmat Mustari (26), warga Komplek Hartaco Jaya, Kecamatan Tamalanrea, Makassar.

"Kita masih selidiki motif dan modus pembunuhan," kata Azis kepada wartawan.

Diduga Tewas Ditikam

Azis menduga korban meninggal dunia setelah ditikam di bagian dada kiri, korban juga mengenakan baju kaos berwarna biru dan celana jeans. Meski demikian, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan Tim Inafis.

"Biddokes Polda Sulsel dan Tim Inafis sedang memeriksa jasad korban," kata dia.

Penemuan jasad tersebut pula menyebabkan Jalan Urip Sumoharjo mengalami macet panjang hingga 1 kilometer (Km) akibat pengendara yang melintas berhenti untuk melihat. Polisi pun mengurai kemacetan. [gil]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel