Mayat Pria Dalam Karung di Danau Gawir Korban Pembunuhan, Diikat Tanpa Busana

Merdeka.com - Merdeka.com - Polisi memastikan jasad pria dalam karung yang ditemukan di Danau Gawir, Kampung Dukuh Pinang, Kabupaten Tangerang siang tadi adalah korban pembunuhan. Hal itu, diperkuat dengan adanya tali pemberat yang diikatkan pelaku ke jasad pria tanpa identitas itu.

"Tanpa identitas dan tanpa busana di dalam karung. Kita indikasikan ini merupakan kejahatan, karena dilihat dari motifnya di dalam karung, tidak berpakaian," kata Kapolres Tangsel, AKBP Sarly Sollu di Danau Gawir, Selasa (31/5).

Sarly memastikan kalau identitas korban juga belum diketahui, sementara pada tubuhnya juga tidak didapati sehelai benang atau pakaian.

"Kita akan tangani dan tindaklanjuti segera, akan kami cari identitas," jelas dia.

Guna memudahkan proses penyelidikan jasad pria tanpa identitas itu, dikirim ke RSUD Tangerang, guna dilakukan autopsi.

"Sementara akan kami lakukan autopsi belum bisa ditentukan. Apa dia luka - luka atau akibat apa, yang jelas kita temukan jenazah dalam karung, ada pemberat dan dikat dan dalam keadaan tanpa busana," jelas Kapolres.Dugaan beberapa hari tidak diketahui menunggu hasil otopsi," jelas dia.

Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Sarly Sollu, menegaskan mayat diduga korban pembunuhan belum diketahui identitasnya. Korban juga tidak menggunakan pakaian pada tubuhnya yang diikatkan dengan pemberat agar tenggelam di dasar Danau bekas galian tanah itu.

"Kami sampaikan kepada warga, mungkin ada keluarga hilang beberapa hari ini, silakan menghubungi Polres Tangsel," tegas Kapolres Tangsel, AKBP Sarly Sollu.

Sampai saat ini Polisi masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut, guna pemeriksaan mendalam terkait mayat pria tersebut, polisi telah membawa korban ke RSUD Tangerang, guna kepentingan otopsi.

"Sementara akan kami lakukan otopsi, (penyebab) belum bisa ditentukan. Apa dia luka - luka atau akibat apa, yang jelas kita temukan jenazah dalam karung ada pemberat dan diikat dan dalam keadaan tanpa busana. Dugaan berapa hari tidak diketahui, menunggu hasil otopsi," kata dia.

Hairudin, Ketua RT10 /05 Kampung Dukuh Pinang, mengakui kalau korban bukanlah warga dari lingkungan RT nya. Dia menduga korban berasal dari luar lingkungan Danau Gawir.

"Kayaknya bukan orang sini, kita enggak tahu dari mana. Tetapi bukan orang sini, yang menemukan awal (pemancing) juga bukan orang sini," ucap dia.

Menurut dia, Danau Gawir setiap harinya selalu didatangi pemancing, baik dari lingkungan kampung dan luar kampung tersebut. Selain lokasi memancing gratis, danau tersebut, juga kerap dituju warga sebagai lokasi wisata di alam terbuka dengan pemandangan air.

"Inikan mancing gratis, kita enggak tahu siapa saja yang datang, bebas. Memang tempatnya hijau, sejuk, jadi banyak warga datang untuk wisata," kata dia. [eko]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel