Mayat Pria Ditemukan di Apartemennya Setelah 9 Tahun, Kok Bisa?

Daurina Lestari
·Bacaan 1 menit

VIVAJasad seorang pria terbaring di apartemennya di Oslo selama 9 tahun sebelum akhirnya ditemukan oleh penjaga pada bulan Desember, kata polisi Norwegia.

Pria, yang berusia 60-an, itu telah menikah lebih dari satu kali dan memiliki anak, menurut stasiun televisi negara NRK.

Tetapi menurut tetangga dia menyembunyikan dirinya sendiri. Ketika mereka tidak melihatnya, mereka mengira pria tua itu telah pindah atau dibawa ke sebuah institusi.

Jasad pria itu ditemukan ketika penjaga meminta polisi membuka apartemen, agar dia bisa melakukan pekerjaan pemeliharaan.

Polisi yakin pria itu meninggal pada April 2011, berdasarkan sekotak susu, dan surat yang ditemukan di apartemennya. Otopsi menunjukkan dia meninggal secara alami.

Inspektur polisi Oslo, Grete Lien Metlid, mengatakan kepada NRK bahwa dia dan rekan-rekannya memikirkan tentang bagaimana seseorang bisa meninggal begitu lama tanpa seorang pun tahu atau mencarinya.

“Ini kasus khusus dan membuat kami bertanya-tanya bagaimana itu bisa terjadi. Berdasarkan gambar yang kami miliki, dia jelas adalah orang yang memilih untuk tidak banyak berhubungan dengan orang lain,” katanya kepada NRK seperti dilansir Guardian, Jumat 9 April 2021.

Arne Krokan, seorang profesor di Universitas Sains dan Teknologi Norwegia, mengatakan pria itu tidak akan mungkin terbaring mati tanpa ditemukan selama sembilan tahun jika dia meninggal 30 tahun lalu.

"Kegagalan teknologi baru ketika seseorang tidak melakukan kontak fisik adalah harga yang harus kita bayarkan untuk layanan digital," katanya.