Mayjen TNI Achmad Pasang Badan Selamatkan Rakyat Aceh dari Wabah Dunia

·Bacaan 1 menit

VIVA – Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) Iskandar Muda, Aceh, Mayor Jenderal TNI Achmad Marzuki pasang badan dan siap melakukan apapun demi menyelamatkan nyawa rakyat Negeri Serambi Mekah dari serangan Virus Corona alias COVID-19.

Pernyataan itu dilontarkan Mayjen TNI Achmad Marzuki dalam rapat koordinasi Sinergi Penanganan COVID-19 Provinsi Aceh yang dilangsungkan di Aula Yudha, Gedung Malahayati, Markas Kodam Iskandar Muda, Kota Banda Aceh.

"Saya komitmen akan melakukan apa pun untuk menyelamatkan masyarakat Aceh," kata mantan Panglima Divisi 3 Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) dalam siaran resmi yang diterima VIVA Militer, Rabu 9 Juni 2021.

Menurut Jenderal TNI jebolan Akademi Militer 1989 itu, serangan COVID-19 masih tak terbendung. Karena itulah, semua pihak yang terlibat langsung dalam menghadapi serangan COVID-19 harus selalu melakukan evaluasi.

Bagi Pangdam IM, evaluasi penanganan serangan COVID-19 sangat penting untuk mengetahui langkah terbaik apa yang akan ditempuh lagi untuk membendung penyebaran virus itu.

Selain itu, Mayjen TNI Achad Marzuki meminta agar tim segera membentuk forum dan memperkuat koordinasi dalam penanganan pandemi COVID-19.

"Kita harus selalu melaksanakan evaluasi terkait penanganan COVID-19," kata Jenderal TNI kelahiran Bandung, Jawa Barat itu.

Pangdam IM juga mengingatkan agar semua pihak untuk waspada terjadinya lonjakan penyebaran COVID-19 di Aceh. Terutama di momen yang berpotensi memicu timbulnya kerumunan massa.

"Mari sama-sama kita ke depan lebih meningkatkan komunikasi dalam rangka mengantisipasi angka peningkatan kasus COVID-19 yang mungkin muncul di Idul Adha nanti," kata beliau.

Perlu diketahui, serangan Virus Corona tak cuma terjadi di Indonesia saja, sejak pertama kali muncul di China pada akhir 2019, Virus Corona telah menyebar ke semua negara dunia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel