Mayjen TNI Dudung Bertemu Anak Buah Prabowo Bahas Banjir Jakarta

Rifki Arsilan
·Bacaan 2 menit

VIVA – Ibukota DKI Jakarta kerap kali menjadi sorotan khalayak luas ketika memasuki musim penghujan. Pasalnya, setiap kali musim penghujan tiba sejumlah daerah di Jakarta masih menjadi titik langganan genangan air atau banjir.

Menyikapi hal tersebut, Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Dudung Abdurachman hari ini bertemu dengan salah satu anak buah Letjen TNI (Purn) Prabowo Subianto yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Gerindra yaitu Mohammad Taufik.

Pertemuan dengan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta yang digelar di Markas Kodam Jayakarta, Jakarta Timur itu juga turut dihadiri oleh Walikota Jakarta Utara, Sigit Wijatmoko, serta perwakilan dari Lembaga Afiliansi dan Industri Institut Teknologi Bandung (LAPI ITB), Indratmo Soekarno.

Dalam kesempatan itu, Pangdam Jayakarta menyampaikan gagasannya agar DKI Jakarta dapat memiliki penampungan luapan air dari sungai-sungai besar di Jakarta yang menjadi salah satu penyebab datangnya banjir ketika musim penghujan tiba.

Mayjen TNI Dudung berharap, Jakarta memiliki penampungan air yang memiliki kapasitas besar dan air sungai itu dapat diolah menjadi air bersih yang dapat digunakan oleh masyarakat ketika musim kemarau nanti.

“Dalam waktu dekat kita akan mengadakan pekerjaan besar dan mulia yaitu mengolah air baku keruh kekeruhan tinggi menjadi air bersih yang bisa dimanfaatkan di musim kering," kata Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman dikutip VIVA Militer dari keterangan resmi Pendam Jayakarta, Senin, 8 Februari 2021.

Sementara itu, perwakilan Lembaga Afiliansi dan Industri Institut Teknologi Bandung (LAPI ITB) Indratmo Soekarno mengungkapkan, bahwa pihaknya telah melakukan penelitian teknologi Micro Hydraulic yang dapat digunakan untuk mengolah air keruh menjadi air bersih.

Menurut Indratmo, teknologi Micro Hydraulic dapat digunakan untuk kondisi darurat air bersih, air minum, operasi lapangan, air minum masyarakat kota skala besar yang dapat membantu untuk ketahanan air baku, pangan dan lingkungan.

“Disamping itu hal tersebut untuk mengurangi genangan air saat hujan sebagai infiltrasi air tanah dan sebagai antisipasi Land Subsidance dan intrusi air asin laut," kata Indratmo Soekarno.

Baca juga: Jenderal Kopassus Mendadak Muncul di Bendungan Ciliwung