Mayjen Tugas: Libur Panjang Berpotensi Naikkan Kasus COVID-19

Bayu Nugraha, Dinia Adrianjara
·Bacaan 1 menit

VIVA – Koordinator Rumah Sakit Darurat COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Mayjen TNI Tugas Ratmono, mengakui liburan bersama menjadi berpotensi membuat masyarakat melanggar protokol kesehatan. Terlebih poin jaga jarak, menjadi masalah utama.

"Pada saat libur bersama, interaksi masyarakat makin intens yang mengabaikan jaga jarak. Ini yang potensial terjadinya infeksi COVID-19," kata Tugas dalam rilisnya, Kamis 26 November 2020.

Hal ini memang bukan sekadar asumsi mengingat pada libur bersama tanggal 28 Oktober hingga 1 November lalu, terbukti pasien COVID-19 di RSDC Wisma Atlet Kemayoran mengalami lonjakan cukup tinggi.

Dua minggu setelah libur bersama tersebut tepatnya pada 15 November 2020, angka hunian pasien COVID-19 dengan gejala ringan dan sedang di Wisma Atlet Kemayoran meningkat menjadi 53,8 persen. Padahal pada Oktober 2020, jumlah pasien sempat menyentuh angka terendah yakni 32 persen.

Sementara itu Komandan Lapangan RSDC Wisma Atlet, M. Arifin, mengungkapkan banyak klaster COVID-19 tercipta paska libur panjang akhir Oktober lalu. Dari banyak puskesmas, banyak yang melapor dan sebagian besar dikirim ke Wisma Atlet.

Untuk itu dia berharap masyarakat kembali disiplin dan menjalankan protokol kesehatan, karena terbukti sukses menurunkan infeksi COVID-19. (ren)

Baca juga: Sri Mulyani: Libur Panjang saat COVID-19, Ekonomi Tetap Tak Membaik