Mayoritas Investor Saham Usia di Bawah 40 Tahun, Sri Mulyani: Saya Sangat Bahagia

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Keuangan, Sri Mulyani mencatat, terdapat 10 juta investor baru di pasar saham Indonesia sepanjang tahun 2022. Dari jumlah tersebut mayoritas investor merupakan generasi muda yang belum genap 40 tahun.

"Saya sangat bahagia tadi , jumlah dari investor individual lebih dari 10 juta dan mayoritas usia di bawah 40 tahun ini merupakan gambaran luar biasa," ungkap Sri Mulyani dalam Penutupan Perdagangan Bursa Efek Indonesia, Jumat (30/12).

Namun, Sri Mulyani mengaku tak puas. Dia ingin anak muda yang menjadi investor pasar saham lebih banyak lagi. "Saya rasa masih akan bisa terus ditingkatkan," sambungnya

Tahun lal,u dia mengaku menaruh harapan besar di 2022 agar pemulihan ekonomi lebih baik dari 2021. Namun, Indonesia dihadapkan dengan masalah yang tidak mudah sepanjang tahun ini.

"Kita mengakui dengan kerendahan hati 2022 ujian luar biasa. (Tetapi) ketidakpastian 2022 telah berhasil dilewati seluruh pelaku bursa dan PT BEI dengan sangat baik," kata dia.

Meski menghadapi ketidakpastian yang sangat besar, namun pasar saham Indonesia berhasil melewati masa-masa sulitnya. Bahkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pernah mencapai level tertingginya di bulan September lalu.

Level Tertinggi IHSG

"IHSG pernah mencapai level tertinggi 7.318 di bulan September. Kemudian masih tumbuh 4,06 persen (yoy) di tanggal 30 Desember," kata bendahara negara ini.

Capaian tersebut masih lebih tinggi dibandingkan bursa saham di kawasan ASEAN. Kapitalisasi saham pun tembus Rp9,500 triliun, naik 15,2 persen.

Tak hanya itu jumlah perusahaan yang melantai di PT BEI pun sebanyak 825 perusahaan. Kini dia tengah menantikan momen jumlah perusahaan yang terdaftar di bursa efek tembus angka 1.000.

"Saya selalu encourage kapan tembus 1.000," pungkasnya. [idr]