Mayoritas Pemain Timnas Indonesia U-16 Berpeluang Wakili Indonesia di Piala Dunia U-20 2023

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Pembatalan Piala Dunia U-20 2021 membuat mimpi mayoritas anggota Timnas Indonesia U-19 kandas. Ketika turnamen digelar pada 2023, usia dari kebanyakan pemain telah melewati batas.

Merujuk pada regulasi Piala Dunia U-20 2019 di Polandia, maksimal usia pemain yang bermain adalah 20 tahun pada akhir dari tahun ketika turnamen berlangsung atau kelahiran setelah 1 Januari 1999.

Selain usia maksimal, FIFA juga memberlakukan batas minimal. Pada Piala Dunia U-20 2019, pemain dengan kelahiran sebelum 31 Desember 2003 atau berusia 16 tahun masih diperbolehkan bermain di turnamen tersebut.

Jika regulasinya tidak berubah dan tetap berlaku untuk Piala Dunia U-20 2023, maka pemain yang legal bertanding adalah kelahiran setelah 1 Januari 2003 hingga sebelum 31 Desember 2007.

Kondisi ini membuat mayoritas pemain Timnas Indonesia U-19 saat ini tidak bisa mengikuti Piala Dunia U-20 2023. Sebab, rata-rata para personil kelahiran 2001-2002.

"Betul. Untuk Piala Dunia U-20 2023, pemain yang bisa bermain harus kelahiran 2003, 2004, 2005, dan seterusnya," kata Pelaksana Tugas (Plt) Sekjen PSSI, Yunus Nusi kepada Bola.com, Jumat (25/12/2020).

Peluang Besar Timnas Indonesia U-16

Dua pemain Timnas Indonesia U-16, Victor Jonson (kanan) dan Ronaldo Kwateh. (PSSI).
Dua pemain Timnas Indonesia U-16, Victor Jonson (kanan) dan Ronaldo Kwateh. (PSSI).

Dengan begitu, para dari Timnas Indonesia U-16 yang saat ini dipoles oleh Bima Sakti berpeluang besar tampil di Piala Dunia U-20 2023. Alexandro Felix Kamuru dkk rata-rata lahir pada 2004 dan 2005.

Generasi Timnas Indonesia U-16 ini yang nantinya kemungkinan akan promosi ke Timnas Indonesia U-19 proyeksi Piala Dunia U-20 2021.

Saat ini, Timnas Indonesi U-16 intens menggelar pemusatan latihan. Garuda Muda, julukannya, tengah bersiap menatap Piala AFC U-16 2020 di Bahrain pada Maret-April tahun depan.

"Timnas Indonesia U-19 nantinya akan diisi oleh pemain-pemain kelahiran 2003, 2004, dan 2005," tutur Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri.

"Kami pun akan menyiapkan kompetisi untuk sumber pemain tersebut. Mulai dari kompetisi usia muda 2021, lalu Piala Soeratin, dan Elite Pro Academy (EPA). Itu dibuat khusus untuk menjadi wadah pemain tersebut," jelas Indra Sjafri.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini