Mba You kerahkan 'penjaga' amankan menteri bermasalah di KPK

MERDEKA.COM. Seorang guru spiritual bernama Mba You diminta kerahkan 'penjaga' untuk mengamankan seorang menteri yang tengah bermasalah dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menteri itu meminta kasus yang membelitnya cepat selesai.

"Menteri itu meminta saya untuk mengamankan posisinya dan tidak tersandung masalah dengan KPK. Untuk namanya, menteri itu meminta agar tidak dipublikasikan," kata Mba You saat dihubungi merdeka.com, Sabtu (16/2).

Dia mengatakan, sejak berurusan dengan KPK, menteri tersebut selalu mengirim utusannya untuk meminta 'penjaga'. Menurut Mba You, menteri itu merupakan salah satu 'pasien'nya sejak belum menjabat petinggi negara.

"Biasanya menteri itu mengutus sekertarisnya atau orang kepercayaannya untuk bertemu dengan saya. Ya tujuannya untuk minta dikirim 'penjaga'," ujar wanita kelahiran 7 Maret 1974 ini.

Dia menuturkan, banyak prosesi yang bisa dilakukan untuk melancarkan ritual tersebut. Bisa dijaga oleh jin, keris atau benda lainnya.

"Caranya, bisa dengan saya mandikan, puasa atau badannya yang diisi," kata dia.

Selain menteri tersebut, ada juga pejabat lainnya yang menyewa jasanya. "Sebagian besar petinggi di Mabes Polri menggunakan jasa saya. Biasanya mereka meminta agar jabatannya tidak diganggu gugat, ada juga yang ingin naik jabatan," ujar dia.

Ada juga dari kalangan artis baru maupun yang sedang naik daun. Sebagian besar dari mereka ingin kariernya terus melonjak, untuk artis baru. Kalau artis kelas atas atau yang sedang tenar, mereka meminta agar kariernya tidak merosot.

"Artis biasanya minta diisi susuk tapi selalu saya tegaskan, kalau semuanya yang instan selalu tidak bertahan lama dan hasilnya kurang bagus. Artinya harus dibantu dengan kerja keras, " kata wanita yang pernah jadi pengusaha mebel itu.

Disinggung soal KPK, Mba You melihat akan ada orang besar lagi yang ditangkap KPK.

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.