McAfee Dicari atas Pembunuhan di Belize

Belize City (AFP/ANTARA) – John McAfee, pendiri perusahaan anti-virus, dicari atas pembunuhan warga sipil AS di kota resort, ujar polisi Belize pada Senin.


Polisi menyerbu rumah McAfee di Ambergris Caye, sebuah pulau di bagian timur laut pantai Belize, pada Minggu malam untuk menginterogasinya mengenai pembunuhan warga Amerika bernama Gregory Faull. Namun McAfee tidak ditemukan, ujar kepala brigade anti-kejahatan terorganisasi negara, Marco Vidal.


Vidal mengatakan kepada para reporter bahwa McAfee dicari “terkait pembunuhan” tersebut.


Namun McAfee mengatakan kepada majalah AS, Wired, bahwa dia sebenarnya bersembunyi di sana saat itu, mengubur dirinya di pasir dengan kotak kardus di atas kepalanya untuk bernafas.


“Ini sangat tidak nyaman,” ujarnya. “Namun mereka akan membunuh saya jika menemukan saya.”


Para petugas Vidal mencari ke rumah McAfee beberapa bulan lalu untuk menemukan senjata dan obat-obatan, serta menahannya beberapa jam.


McAfee mengaku bahwa dia ditangkap saat itu karena dia menolak untuk memberikan donasi pada kampanye politisi lokal.


Faull (52) yang berasal dari Florida ditemukan tewas di rumahnya dengan pembantunya pada Minggu pagi.


Di tempat kejadian, para penyidik menemukan peluru 9mm, “sesuai dengan luka di belakang lehernya Faull,” ujar juru bicara Kementerian Kemanan Nasional, Rafael Martinez.


Sebuah laporan kepolisian mengatakan bahwa tidak terdapat tanda-tanda adanya pembobolan rumah atau sebuah laptop dan ponsel yang hilang.


Para penduduk di pulau tersebut, yang dikenal karena obyek wisata menyelam, memancing dan komunitas ekspatriat Amerika, mengatakan kepada situs Gizmodo bahwa Faull dan McAfee baru-baru ini berselisih.


Menurut Goizmodo, yang mengutip pernyataan beberapa penduduk lokal, MacAfee menunjukkan perilaku yang aneh dan diasingkan dari komunitas ekspatriat.


Gizmodo juga melaporkan bahwa McAfee bereksperimen dengan obat-obatan psikoaktif.


Ditanya tentang penembakan temannya, McAfee mengatakan kepada Wired bahwa dia “tidak mengetahu apapun” selain Faull ditembak. Pelopor anti-virus tersebut bahkan mengatakan bahwa dia khawatir bahwa pembunuh Faull akan mencarinya.


“Hampir tidak mungkin saya bersedia berbicara kepada polisi di negara ini,” ujarnya kepada Wired. “Anda dapat mengatakan bahwa saya paranoid mengenai ini, tapi mereka akan membunuh saya, tidak ada pertanyaan. Mereka berusaha menemukan saya selama berbulan-bulan. Mereka ingin melenyapkan saya. Saya tidak disukai oleh perdana menteri. Saya hanya penghalang bagi semua orang.”


McAfee tinggal di Belize, bekas koloni Inggris, selama empat tahun.


Pria berusia 67 tahun tersebut menghasilkan jutaan dolar ketika dia menjual perangkat lunak anti-virusnya pada awal 1990-an. (dh/ml)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.