McLaren Optimis Tatap Musim Depan

Norman Fischer
·Bacaan 1 menit

Andreas Seidl tak pernah mengira sebelumnya, bahwa McLaren bisa finis di peringkat tiga klasemen akhir konstruktor Formula 1 dalam waktu singkat.

Pasalnya, sebelum ia bergabung dengan pabrikan asal Britania Raya itu pada 2019, McLaren hanya bisa bersaing di papan tengah (peringkat 6 di musim 2018).

McLaren pun mengalami peningkatan pada musim debut Andreas Seidl sebagai prinsipal tim. Mereka mengakhiri musim di peringkat keempat.

Akan tetapi, jarak antara McLaren dengan tim tiga besar terpaut sangat jauh. Dengan Red Bull Racing saja yang berada di peringkat ketiga saat itu, mereka selisih 272 poin.

Andreas Seidl, Principal McLaren, dan Zak Brown, Direktur Eksekutif McLaren

Andreas Seidl, Principal McLaren, dan Zak Brown, Direktur Eksekutif McLaren<span class="copyright">Charles Coates / Motorsport Images</span>
Andreas Seidl, Principal McLaren, dan Zak Brown, Direktur Eksekutif McLarenCharles Coates / Motorsport Images

Charles Coates / Motorsport Images

Lebih lanjut, pria Jerman menyatakan bahwa timnya memiliki mesin serta pasangan pembalap yang kuat, agar bisa bersaing di papan atas klasemen.

"Tahun depan kami akan memiliki mesin terkuat, mesin sekelas juara dunia. Ini tentu menjadi keuntungan bagi kami," ujar Seidl.

"Dari sisi pembalap, kepergian Carlos (Sainz) bisa ditutupi dengan kedatangan Daniel (Ricciardo). Dia akan menjadi bagian yang penting di tim ini.

"Dia telah membuktikan bahwa dirinya bisa memenangkan banyak balapan, jika menggunakan mobil dan materi yang tepat."