Medan Mulai PPKM Darurat, Ini Langkah Wali Kota Bobby Nasution

·Bacaan 3 menit

VIVA – Pemerintah Kota Medan, Sumatera Utara sudah siap melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat, yang dilaksanakan mulai hari ini 12 hingga 20 Juli 2021. Pemberlakuan ini berdasarkan dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Imendagri) No.20 Tahun 2021.

Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution menjelaskan langkah yang harus diketatkan dalam pelaksanaan PPKM Darurat ini adalah 5M. Salah satunya mengurangi mobilitas yang poin utamanya adalah menghindari terjadinya kerumunan masyarakat, termasuk ke tingkat perkantoran.

"Mulai dari sektor kritikal masih bisa 100 persen WFO (work from office), esensial 50 persen WFO dan 50 persen WFH (work from home) dan non-esensial diberlakukan 100 persen WFH. Ini semua sudah kita jabarkan di Surat Edaran (SE) Wali Kota apa itu esensial, kritikal serta non esensial. Dengan begitu, nanti akan tahu mana yang bisa bekerja dari rumah maupun yang bisa bekerja dari kantor," sebut Bobby Nasution di rumah dinas Wali Kota, Minggu 11 Juli 2021.

Baca juga: Bobby Izinkan Takbiran di Masjid, Tapi Salat Idul Adha di Rumah

Bobby Nasution menjelaskan, Pemerintah Kota Medan juga akan melakukan penyekatan di 18 titik ruas jalan. Dimana 5 titik masuk ke Kota Medan yang berbatasan antara Deliserdang dan Binjai.

Selama tiga hari ini, jelas Bobby, Pemkot Medan akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu. Namun tetap dilakukan penyekatan di pintu masuk Kota Medan.

Di lima titik penyekatan nantinya, masyarakat yang akan masuk ke Kota Medan terlebih dahulu akan di cek suhu tubuhnya. Apabila di atas 37,5 derajat akan dilakukan rapid antingen atau swab PCR. Jika terkonfirmasi positif, petugas akan langsung merujuk ke rumah sakit.

"Bukan tidak boleh masuk, hanya saja akan kita sosialisasikan terlebih dahulu. Apalagi jika ada warga yang bekerja di sektor esensial, kritikal serta non esensial didata. Kalau langkah ini tidak efektif akan kita lakukan door to door langsung ke pelaku usaha/ perusahaan. Tadi sudah di data, tim nanti akan mengecek satu persatu mana perusahaan yang menerapkan untuk yang esensial," jelas menantu Presiden Joko Widodo itu.

Bobby Nasution memgatakan, PPKM Darurat ini tidak hanya menimbulkan efek ekonomi hanya kepada pelaku usaha, tetapi juga kalangan pekerja. Dengan itu, suami Kahiyang Ayu itu, meminta kepada Dinas Sosial untuk mendata warga yang terkena dampak kebijakan ini.

"Saya minta kepada Dinas Sosial untuk segera mendata siapa-siapa saja warga yang terkena dampak PPKM Darurat dan berkoordinasi dengan pemegang wilayah masing-masing se Kota Medan," ujarnya.

Kemudian, Bobby Nasution mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak melakukan panic buying dalam menghadapi PPKM Darurat ini.

Mal memang ditutup dan tidak boleh beroperasi, jelasnya, namun untuk tempat perbelanjaan yang menjual kebutuhan pokok, pasar tradisional, atau pun swalayan masih boleh buka sampai pukul 20.00 wib. Selain itu, hotel juga masih boleh buka dengan kapasitas 50 persen.

"Saya imbau kepada masyarakat tolong jangan panik. Ini hanya dilakukan pengetatan saja agar tidak terjadi kerumunan mobilitas. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat Kota Medan mari disiplin dan patuh protokol kesehatan yang 5M yakni menggunakan masker, mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer, menjaga jarak, menjauh kerumunan serta yang paling penting membatasi mobilitas," kata Bobby Nasution.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel