Media Malaysia Kaget Indonesia Berani Mencalonkan Diri Jadi Tuan Rumah Piala Asia 2023

Bola.com, Kuala Lumpur - Keputusan Indonesia maju dalam pencalonan tuan rumah Piala Asia 2023 menjadi kejutan. Media asal Malaysia, Berita Harian, tak menyangka Indonesia berani mengajukan diri jadi tuan rumah untuk menggantikan China.

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) pada Senin (18/7/2022) mengumumkan empat kandidat tuan rumah Piala Asia 2023. Mereka adalah Indonesia, Australia, Qatar, dan Korea Selatan.

Keempatnya akan bersaing untuk menggantikan posisi China yang mundur karena COVID-19. Setelah itu, AFC mengirimkan surat sayembara kepada negara peserta untuk menjadi tuan rumah Piala Asia 2023.

Indonesia kemudian maju ke pencalonan setelah dipastikan lolos ke Piala Asia 2023. Seperti diketahui, negara yang ingin menjadi tuan rumah adalah yang lolos ke turnamen tersebut.

Bikin Kaget

Menit ke-6, Indonesia berhasil membuka keunggulan. Dimas Drajad menyambut operan Asnawi dengan sundulan terarah untuk menjebol gawang Nepal. (Dok. PSSI)
Menit ke-6, Indonesia berhasil membuka keunggulan. Dimas Drajad menyambut operan Asnawi dengan sundulan terarah untuk menjebol gawang Nepal. (Dok. PSSI)

Pengumuman kandidat negara tuan rumah Piala Asia 2023 membuat kaget media Malaysia, Berita Harian. Pasalnya, ada nama Indonesia yang menjadi satu-satunya wakil dari Asia Tenggara.

"AFC harus mencari tuan rumah baru untuk Piala Asia menyusul China mundur karena pandemi COVID-19," tulis Berita Harian.

"Kehadiran Indonesia di antara empat kandidat yang terlibat cukup mengejutkan. Sebelumnya, ada Jepang yang disebut-sebut berminat menjadi tuan rumah Piala Asia 2023," tulis mereka.

Diumumkan Oktober 2022

Timnas Indonesia dan trofi Piala Asia (Bola.com/Adreanus Titus)
Timnas Indonesia dan trofi Piala Asia (Bola.com/Adreanus Titus)

AFC akan mengevaluasi penawaran dari empat calon tuan rumah oleh Administrasi AFC, sebelum diambil keputusan pada Oktober 2022 oleh Komite Eksekutif (Exco).

Sampai hari yang telah ditetapkan, para kandidat dipersilahkan untuk melakukan persiapan, mulai dari penetapan stadion dan kelengkapan-kelengkapan lainnya.

"Evaluasi keseluruhan dari penawaran akan dilakukan oleh Administrasi AFC sebelum pemilihan dan pengumuman tuan rumah oleh Komite Eksekutif AFC pada 17 Oktober 2022," bunyi pernyataan AFC.

Menpora Optimistis

<p>Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Zainudin Amali (kanan) berbisik dengan Ketum PSSI, Mochamad Iriawan saat konferensi pers Piala Presiden 2022 di Studio Lantai 8 SCTV Tower, Senayan City, Jakarta pada Senin (06/06/2022). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)</p>

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Zainudin Amali (kanan) berbisik dengan Ketum PSSI, Mochamad Iriawan saat konferensi pers Piala Presiden 2022 di Studio Lantai 8 SCTV Tower, Senayan City, Jakarta pada Senin (06/06/2022). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali, menyebut niat Indonesia menjadi tuan rumah Piala Asia 2023 mendapatkan tantangan berat dari Qatar. Namun, Zainudin Amali optimistis Indonesia bisa terpilih.

"Pesaing kita ini kan lumayan ya, terutama Qatar. Jadi, ya mudah-mudahan AFC ada pertimbangannya," kata Zainudin Amali.

Piala Asia 2023 akan digelar pada 16 Juni sampai 16 Juli 2023. Waktu tersebut hanya sebulan setelah Indonesia menggelar Piala Dunia U-20 2023 yakni pada 20 Mei sampai 11 Juni 2023.

Punya Pengalaman

Logo Piala Asia 2007 (Bola.com/Adreanus Titus)
Logo Piala Asia 2007 (Bola.com/Adreanus Titus)

Indonesia sudah pernah menjadi tuan rumah Piala Asia. Ketika itu, Indonesia bersama Malaysia, Thailand, dan Vietnam terpilih sebagai tuan rumah Piala Asia 2007.

Berstatus sebagai tuan rumah, ketika itu Timnas Indonesia lolos langsung. Itu menjadi edisi terakhir Timnas Indonesia tampil di Piala Asia.

Secara keseluruhan, Timnas Indonesia sudah empat kali bermain di Piala Asia. Rinciannya adalah edisi 1996, 2000, 2004, dan 2007.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel