Media: Penasihat dekat PM Johnson langgar aturan karantina wilayah

LONDON (Reuters) - Penasihat terdekat Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, Dominic Cummings, melakukan perjalanan lebih dari 400 km dari rumahnya di London setelah menunjukkan gejala virus corona, melanggar aturan kuncian pemerintah, menurut surat kabar Guardian dan Mirror, Jumat.

Cummings, seorang tokoh polarisasi di Inggris sejak ia mendalangi kampanye sukses untuk meninggalkan Uni Eropa pada 2016, melakukan perjalanan ke Durham di Inggris utara pada akhir Maret, ketika penguncian ketat sudah dilakukan, kata laporan itu.

Seorang juru bicara kantor Downing Street Johnson mengatakan tidak akan berkomentar. Cummings tidak bisa segera dihubungi.

Pihak oposisi Partai Buruh mengatakan Downing Street harus menjelaskan tindakannya. "Orang-orang Inggris tidak berharap akan ada satu aturan untuk mereka dan aturan lain untuk Dominic Cummings," kata seorang juru bicara.

Johnson memberlakukan kuncian nasional pada 23 Maret, meminta warga Inggris untuk tinggal di rumah. Perjalanan yang tidak penting tidak diizinkan.

Pada 27 Maret, Johnson mengumumkan bahwa ia telah dites positif terkena virus. Pada akhir pekan 28-29 Maret, Cummings juga mengalami gejala virus. Downing Street mengatakan bahwa dia mengasingkan diri di rumah. Dia kembali ke kantor pada 14 April.

The Guardian and the Mirror melaporkan bahwa pada 31 Maret, polisi di Durham menerima laporan bahwa Cummings tinggal di sebuah alamat di kota itu.

"Petugas melakukan kontak dengan pemilik alamat itu yang mengonfirmasi bahwa individu yang bersangkutan hadir dan mengisolasi diri di bagian rumah," kata juru bicara kepolisian Durham seperti dikutip dalam laporan kedua surat kabar tersebut.

"Petugas menjelaskan kepada keluarga pedoman tentang isolasi diri dan mengulangi nasihat yang sesuai seputar perjalanan penting."

Tidak ada komentar dari polisi Durham yang tersedia.

Dua surat kabar itu mengatakan bahwa properti tempat Cummings tinggal di Durham adalah rumah orang tuanya.

Editor politik BBC mengutip sebuah sumber yang dekat dengan Cummings mengatakan dia melakukan perjalanan ke Durham saat karantina wilayah tetapi tidak melanggar peraturan karena dia membutuhkan bantuan orangtuanya dengan pengasuhan anak ketika dia sakit. Cummings dan istrinya memiliki seorang putra.

Laporan tersebut dapat menempatkan Cummings dalam posisi yang sulit, setelah beberapa orang senior yang terlibat dalam respons negara terhadap wabah corona terpaksa mengundurkan diri ketika terungkap bahwa mereka telah melanggar aturan karantina wilayah.

Epidemiolog Neil Ferguson mengundurkan diri dari perannya sebagai penasihat pemerintah pada 5 Mei setelah Daily Telegraph melaporkan bahwa dia telah bertemu kekasihnya.

Kepala Petugas Kesehatan Skotlandia Catherine Calderwood mengundurkan diri pada 5 April setelah dia melanggar imbauannya sendiri untuk tinggal di rumah dengan mengunjungi rumah keduanya pada dua akhir pekan.