Media Sosial untuk Meningkatkan Brand Awareness

·Bacaan 3 menit

VIVA – Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi begitu pesat semenjak kemunculan internet khususnya media sosial. Media sosial telah menjadi gaya hidup, yang mempunyai fungsi sebagai alat untuk seseorang dapat berkomunikasi dengan mudah serta membuat seseorang mempunyai relasi dengan orang lain yang semakin luas.

Dengan adanya media sosial, kita tidak hanya bisa bersosialisasi tetapi juga bisa menjalankan bisnis dengan lebih mudah. Media sosial sendiri memiliki pengaruh cukup besar bagi kegiatan pemasaran digital karena mampu untuk membangun dan menarik minat konsumen dan calon konsumen terhadap suatu produk, jasa, atau brand yang ditawarkan.

Untuk mengelola media sosial dengan tujuan bisnis tentunya konten unggahan yang ditampilkan harus menjual. Media sosial pada saat ini sangat berperan penting dalam mendongkrak kemajuan bisnis.

Dengan memanfaatkan media sosial secara tepat, dapat menjadi salah satu media komunikasi yang baik bagi perusahaan dan konsumennya. Hal ini sejalan dengan generasi milenial yang saat ini berada di usia produktif dan memiliki gaya hidup yang akrab dengan media sosial dan internet.

Tujuan utama dari melakukan brand awareness adalah untuk menjadi top of mind pada bidang dan produk terkait. Untuk dapat mencapai tujuan tersebut, brand harus dapat terlihat lebih menonjol di antara para kompetitornya.

Selain itu brand awareness juga dapat menarik serta menjaga loyalitas konsumen dengan banyak cara seperti memberikan produk yang selalu sama dan sesuai dengan konsep yang telah dibangun juga dijanjikan oleh brand itu sendiri.

Dari sini maka kesadaran akan sebuah usaha dan produk mulai tumbuh dan meluas baik dari mulut ke mulut ataupun melalui media sosial. Kemampuan konsumen dalam mengenali dan mengingat suatu merek ini perlu sekali diciptakan dan dipelajari karena akan jadi faktor utama yang menentukan perilaku konsumen pada saat pengambilan keputusan untuk melakukan suatu pembelian.

Penyampaian informasi yang baik adalah salah satu cara untuk membangun dan mengembangkan brand awareness melalui media sosial . Dalam membuat konten, baik itu video atau foto, kedua hal tersebut harus disampaikan dengan jelas, singkat, dan sesuai target pasar.

Selain itu, penting untuk selalu memperhatikan persona audiens dalam melakukan komunikasi pada konsumen, khususnya dalam melihat kriteria audiens yang ingin dicapai, seperti jenis kelamin, domisili, umur, bahkan rutinitas seharinya.

Oleh karena itu, brand harus terus melakukan pengecekan terhadap insight media sosialnya dan membuat konten menarik yang tepat sasaran secara konsisten.

Mengenai jangkauan konten, bahwa sebuah brand harus dapat memanfaatkan sifat dari perilaku konsumennya, yaitu dengan memperhatikan beberapa hal. Salah satunya adalah meninjau kembali konten yang akan ditampilkan, apakah konten tersebut relevan dengan target audiens dan apakah ada solusi yang ditawarkan.

Selain itu, penting untuk memastikan bahwa profil brand di media sosial dapat dicari dengan mudah, sehingga konsumen dapat melacak dengan baik dan memudahkan akses mereka untuk berkomunikasi dengan brand. Dan memberikan penghargaan pada konsumen yang merekomendasikan produk di media sosial.

Membangun dan mengembangkan brand awareness merupakan hal yang sangat penting bagi sebuah brand atau perusahaan. Dengan memiliki brand awareness yang baik, perusahaan dapat memiliki kredibilitas dan membangun rasa loyalitas di antara konsumennya. Sebagai alat teknologi yang paling banyak digunakan saat ini, media sosial adalah wadah yang baik untuk dapat membangun dan mengembangkan brand awareness di tengah masyarakat luas.

Apalagi denga adanya media sosial yang menjadikan segala aktivitas pemasaran menjadi lebih cepat dan mudah. Dengan mamanfaatkan media social dengan baik dan benar kita dapat dengan mudah membangun brand awareness dengan melakukan pemasaran yang tempat dan menarik, konsumen akan mudah mengenali brand yang kita miliki. (Penulis: Alita Rifa Savira)