Megawati Amat Terharu Saat Terima Bintang Jasa Terhormat Rusia

·Bacaan 3 menit

VIVA – Pemerintah Rusia diwakili Duta Besar (Dubes) Rusia untuk RI Lyudmila Vorobieva menyebut bahwa Megawati Soekarnoputri adalah orang pertama dari Indonesia yang mendapatkan penghargaan Bintang Jasa Negara untuk Persahabatan atau dikenal dengan Order of Friendship.

Rasa haru pun terlihat kala Megawati menerima penghargaan yang diberikan langsung oleh Presiden Rusia Vladimir Putin.

Lyudmila menyerahkannya penghargaan tersebut sekaligus mewakili Presiden Putin kepada Megawati di kediaman Megawati Jalan Teuku Umar, Jakarta, siang ini.

"Ibu Megawati adalah warga negara Indonesia pertama yang dianugerahi bintang persahabatan ini," kata Lyudmila saat menyampaikan keterangan di sela- sela acara penganugerahan, Rabu 2 Juni 2021.

Lyudmila menyampaikan bahwa di Asia Tenggara selain Megawati, penghargaan serupa juga pernah diberikan kepada pemimpin negara lain di antaranya Lee Kuan Yew di Singapura serta Mahathir Mohammad di Malaysia.

Duta Besar Lyudmila menjelaskan alasan pemberian penghargaan tersebut. Pemerintah negeri Beruang Putih tersebut memandang Megawati selaku Presiden RI kelima dan juga ketua umum partai begitu besarnya sumbangsih karena memperkokoh kerja sama dan saling pengertian diantara masyarakat Rusia dan Indonesia.

Pemberian ini pun sekaligus sebagai simbol peringatan 70 tahun persahabatan kedua negara.

Rusia lanjut Lyudmila, juga mengakui dan sangat menghormati Presiden RI pertama, Soekarno yang tak lain ayahanda Megawati.

"Yang mulia sangat dikenal dan dihormati di Rusia sebagai teman sejati yang memfasilitasi pengembangan proyek bersama di bidang strategis. Kami sangat menghargai Yang Mulia dalam pengembangaan kerja sama kedua negara," tutur Lyudmila.

Dubes tersebut juga mengakui hubungan Rusia dengan Indonesia yang saling menghormati dan saling percaya dimulai sejak Bung Karno memimpin Republik Indonesia. Rusia menghormati Soekarno. Bahkan perayaan ulang tahun Soekarno ke 120 pada tahun ini akan ikut mereka lakukan di Jakarta.

Saat Lydumila menyampaikan hal tersebut tampak Megawati tak mampu menahan rasa harunya. Megawati membeberkan sekilas bagaimana perjuangan Ayahnnya memulai jalinan persahabatan dengan Rusia.

"Sungguh sebuah hari yang membahagiakan saya mendapat kehormatan ini," kata Megawati dengan suara tercekat.

"Karena saya teringat kepada ayah saya. Saya sangat mengerti bahwa beliau (Soekarno) yang mulai merintis hubungan persahabatan antara Rusia dengan Indonesia," sambung Megawati lirih.

Megawati juga teringat ketika dirinya masih muda ketika sang ayah mengajak ikut menjemput Presiden Kliment Voroshilov yang berkunjung ke Indonesia.

Sebelum pertemuan dan pemberian penghargaan, Megawati menceritakan belum lama ini kembali melihat dokumentasi saat Bung Karno diterima sangat hangat ketika berkunjung ke Rusia kala itu.

Ingatannya kembali ke masa lalu. Sebagai anak muda saat itu, mereka diminta untuk bertemu dengan beberapa astronot yang telah datang ke Indonesia.

"Itulah menurut saya titik awal hubungan persahabatan Indonesia-Rusia yang berjalan hingga saat ini," kata Megawati.

"Saya ingat satu namanya Yuri (Alekseyevich) Gagarin dan ada beberapa lagi yang lain. Itu membuat waktu itu betapa banyak anak muda Indonesia yang ingin untuk menjadi astronot dari Indonesia," tutur Megawati.

Secara pribadi Megawati juga mengucapkan terima kasih karena sangat diterima ketika berkunjung langsung ke Rusia untuk berkenalan dengan Presiden Putin.

"Tolong sampaikan salam hangat saya dan terima kasih sangat besar atas penghargaan dari Beliau. Karena menurut saya, saya dan Beliau mempunyai ikatan pribadi," kata Megawati.

"Banyak hal yang telah kami dapat lakukan dengan membuat hubungan bilateral kita semakin erat. Dan saya merasa sangat terhormat dan takkan lupa, karena waktu itu saya diberikan kesempatan oleh Presiden Putin untuk dapat membeli alutsista dari Rusia untuk Indonesia," lanjut dia.

Di kesempatan yang sama, Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, mengatakan pihaknya sangat berbahagia dengan pemberian penghargaan tersebut. Hasto percaya hubungan persahabatan antar dua negara semakin meningkat.

"Kami merasa sangat terhormat, bukan hanya bagi bu Mega dan keluarga, namun juga anggota dan keluarga besar PDI perjuangan atas penghormatan ini," kata Hasto.

Di acara tersebut, hadir putri Megawati yang juga Ketua DPR Puan Maharani, Ketua DPP PDIP bidang Luar Negeri yang juga Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah, serta Ketua DPP PDIP bidang hukum yang juga Menkumham Yasonna Laoly.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel