Megawati Diskusi dengan Jokowi soal Bencana, Apa yang Diusulkan?

·Bacaan 2 menit

VIVA – Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri, mengatakan sering berdiskusi dengan Presiden Joko Widodo terkait penanganan bencana di Tanah Air.

Suatu waktu, kata Megawati, pernah dirinya mengusulkan kepada Presiden Jokowi agar status darurat tak hanya disematkan untuk situasi pandemi COVID-19, tapi juga di bencana alam pada kondisi tertentu.

Hal itu diungkapkan Megawati saat menyampaikan pidatonya di acara peluncuran Sistem Peringatan Dini Multi Bahaya Geo-Hidrometeorologi yang digelar DPP PDIP, di kantornya Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, secara virtual, Rabu 4 Agustus 2021.

Menurut Megawati, era new normal di masa pandemi perlu pula disosialisasikan kepada masyarakat untuk hal-hal berkaitan dengan tanggap bencana alam jika suatu saat terjadi. Artinya, perilaku masyarakat yang berubah saat ini, harusnya menjadi kesadaran bersama juga dengan kesiapan masyarakat terhadap mitigasi bencana alam.

"Saya bicara ke Presiden, bapak ngomong new normal akibat pandemi ini. Saya kira kita juga akan masuk ke dalam sebuah tatanan new normal, antara lain bidang apa? Ya mengikuti bencana-bencana ini," kata Megawati, Rabu 4 Agustus 2021.

Megawati bilang, perlunya semakin banyak pengambil keputusan dan para pemimpin di Indonesia yang bicara pentingnya kesiapan menghadapi bencana di Indonesia. Bahkan karena merasa kerap sendiri, Megawati menganggap dirinya sudah seperti konsultan yang selalu diminta menjadi pembicara soal bencana.

Putri Proklamator RI Bung Karno itu meminta dengan segala hormat, dengan harapan kepada para pemimpin di berbagai sektor dan tingkatan, agar punya kesadaran akan tanggap bencana.

"Kayaknya yang mau ngomong bencana kok kayaknya susah banget. Ini pun saya ceritakan ke Pak Jokowi. Jadi beliau kalau sudah begitu, kepingkel-pingkel. 'Ibu ini ada-ada saja'. Lho benar lho Pak," kata Megawati.

Megawati yang juga Presiden RI kelima, mengingatkan pentingnya sinergi koneksitas antara satu pemimpin atau instansi dengan instansi lainnya. Banyak kejadian dalam penanganan bencana, para kepala daerah dan kementerian tidak saling terkoneksi.

Sambil berdiskusi dan tukar pikiran, Megawati pernah meminta Jokowi mengambil tongkat komando penanganan bencana. Maksud pernyataan Megawati adalah supaya Presiden memberikan instruksi untuk bergerak bersama kala bencana tengah terjadi.

"Saya sudah minta izin kepada Pak Presiden, ini semua harus bergerak bersama. Kita harus bergotong royong, tidak bisa memilah-milah. Oh ini bukan kerjaan saya, tidak bisa saya lakukan. Sekali lagi tidak bisa begitu. Karena yang ditolong jiwa manusia," jelas Megawati.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel