Megawati Menangis di Samping Jenazah Taufiq Kiemas

TRIBUNNEWS.COM,JAKRTA - Keluarga Besar Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) berduka.

Taufiq Kiemas, politisi senior yang tak lain suami dari Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri, meninggal dunia.

Taufiq Kiemas mengembuskan napas terakhirnya pada pukul 18.05 waktu Singapura. Rencananya, jenazah diberangkatkan dari Singapura, Minggu (9/6/2013) pukul 09.00 WIB menuju Bandara Halim Perdanakusuma. Jenazah akan langsung dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata.

"Pak Taufiq besok akan dimakamkan di samping makam ibunya, di Kalibata," ujar TB Hasanuddin, salah satu Ketua DPP PDIP.

Sebelum Taufiq mengembuskan napas terakhir, sang istri tercinta, Megawati selalu mendampingi. Megawati tak kuasa menahan air matanya, begitu suami tercinta meninggalkannya untuk selama-lamanya.

"Setelah merayakan Hari Lahir Pancasila di Ende, Nusa Tenggara Timur, Pak Taufiq kelelahan. Beliau kemudian langsung dibawa ke Singapura untuk dirawat. Ibu Mega terus menemani, begitu juga Mbak Puan," ungkap TB Hasanuddin.

Sebelumnya, Taufiq Kiemas kerap bolak-balik masuk rumah sakit. Beberapa waktu lalu, almarhum sempat dirawat di salah satu rumah sakit di Australia, lantaran menderita sakit jantung.

Wakil Ketua MPR Hajriyanto Tohari menjelaskan, Taufiq Kiemas mengalami sakit komplikasi.

"Dirawat di Singapura. Pak Taufiq memang sudah kritis," ujar Hajriyanto.

Seorang staf DPP PDIP menjelaskan, sebelum dibawa ke Singapura, Taufiq Kiemas sempat terlambat buang air kecil. (*)

Baca Juga:

  • Sekjen PDIP: Taufiq Kiemas Sempat Menyapa Keluarga
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Apakah kandidat nama cawapres Jokowi yang beredar sekarang sudah sesuai dengan harapan Anda?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat