Megawati Minta Kader PDIP Jangan Hanya Diam dan Berada di Zona Nyaman

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri meminta agar kader-kader partainya tidak mau berdiam diri dan berada di zona nyaman. Pesan itu disampaikan Megawati lewat upacara bendera secara hybrid yang dilaksanakan DPP PDIP dalam peringatan HUT ke-76 RI.

Upacara dipimpin Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto, di kompleks Sekolah Partai di Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (17/8/2021).

Megawati menjelaskan, kesinambungan selalu ada di PDIP. Partai saat ini adalah kesinambungan perjuangan dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) di era Orde Baru yang harus merasakan tekanan luar biasa dari rezim.

"Pada waktu itu, saya sebagai pemimpin, sebagai ketua umum, kan harus membangun organisasi di internal. Namun, pada waktu itu pun harus juga menghadapi yang namanya kekuasaan di eksternal," kata Megawati.

Megawati mengingat bagaimana saat itu, para kader partai memiliki semangat nan tak kunjung padam. Dan akhirnya kini PDIP sudah seakan memasuki tahapan memetik buah perjuangan keras itu.

Hanya saja, Megawati juga sadar bahwa banyak kader saat ini yang belum tentu memahami sejarah itu. Sehingga dia merasa penting untuk terus mengingatkan, bahwa tanpa semangat perjuangan dan kemandirian yang kuat itu, PDIP takkan bisa mencapai apa yang ada saat ini.

"Kita harus terus berjuang, membangun. Alhamdulillah kita bisa dua kali menang Pemilu. Dari partai yang dulu selalu disebut partai rakyatlah, partai sandal jepit lah, partai gurem, nah coba bayangkan, sekarang bisa seperti begini dan bertahan," kata Megawati.

"Tapi kan tidak bisa, tidak ada garansi sesuatu itu akan selalu ada. Yang selalu ada itu hanya Yang Di Atas (Allah SWT, red). Jadi kita harus berusaha terus, jangan hanya ingin menikmati kehidupan zona nyaman itu," tambah Megawati.

Wong Cilik

Sementara itu, Hasto Kristiyanto menyebut pesan sang ketua umum sangat kontekstual di tengah kondisi pandemi saat ini. Bahwa tugas anggota dan kader PDIP adalah terus menggelorakan semangat juang di tengah kehidupan rakyat.

"Jangan pernah kita melupakan jati diri sebagai bagian dari Wong Cilik. Indonesia harus terus tumbuh dan berkembang. Maka mari terus menggelorakan semangat juang bagi seluruh anak-anak bangsa sehingga mereka memiliki fighting spirit untuk berdarma bakti yang terbaik kepada bangsanya," pungkas Hasto.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel