Megawati Resmikan 25 Kantor Baru PDIP Diberbagai Daerah

·Bacaan 2 menit

VIVA – Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengatakan bahwa Kantor PDIP disejumlah daerah adalah rumah rakyat. Hal itu disampaikan ketika meresmikan 25 kantor baru secara virtual, pada Minggu 30 Mei 2021.

Megawati mengatakan bahwa kantor partai tak perlu terlalu besar dan secukupnya saja. Sebab, yang terpenting adalah niat bahwa kantor partai itu merupakan rumah kita, yakni rumah partai dan rumah rakyat.

"Alhamdulillah, sebagai ketua umum saya mengatakan ada 25 wilayah yang diresmikan kali ini," katanya.

Dalam peresmian tersebut, Megawati menandatangani 25 prasasti kantor partai yang sudah disiapkan. Peresmian kantor baru partai kali ini untuk tiga kantor partai setingkat dewan pengurus daerah (DPD) alias provinsi.

Yakni, kantor DPD PDIP Kalimantan Timur, DPD PDIP Sulawesi Tengah, dan DPD PDIP Maluku. Untuk kantor setingkat dewan pengurus cabang (DPC) atau kabupaten kota, ada di 16 wilayah.

Yakni DPC PDIP OKU Timur, Tanah Bumbu; Tanah Laut, Kapuas, Barito Utara, Pulang Pisau, Pamekasan, Kota Tangerang Selatan, Sukoharjo, Murung Raya, Bojonegoro, Kota Tasikmalaya, Kota Metro, Brebes, Barito Selatan, dan Tapanuli Utara.

Sementara, kantor partai setingkat kecamatan alias pengurus anak cabang (PAC) PDIP untuk 6 kecamatan di Sukoharjo, Jawa Tengah.

"Alhamdulillah kantor partai sudah bisa dibangun oleh pengurus anak cabang partai. Semoga daerah lain pun bisa mengikuti. Kantor partai itu diizinkan sesuai struktur partai. Kalau bisa sampai anak ranting," kata Megawati.

Dia berharap dengan peresmian kantor itu, secara fisik PDIP akan semakin bertambah dan makin berkemajuan. Menurut Megawati, dengan adanya kantor fisik, maka seluruh kader partai selalu bekerja dan bergiat.

"Bayangkan jika tanpa itu, bagaimana kita bertemu, padahal saya sudah instruksikan rapat partai harus selalu dilakukan berjenjang," kata Megawati.

Hal itu menurutnya penting karena sebagai petugas partai, setiap kader PDIP tak bisa lagi maju sebagai dirinya pribadi. Namun, bagian dari sebuah organisasi politik yang berideologi Pancasila.

"Asal kita bergotong royong, sekali lagi kalau bergotong royong, saya yakin bisa dicapai (pembangunan kantor baru). Bayangkan sekarang kita punya 50 lebih kantor, dari kita yang sebelumnya tak punya apa-apa," ucapnya.

Dia ingin agar para kader bersemangat dalam menjalankan ideologi, sebab banyak masalah rakyat yang sampai sekarang belum selesai. (Ant)