Meghan Markle Tak Bunuh Diri karena Kasihan pada Pangeran Harry

·Bacaan 2 menit

VIVAPangeran Harry, yang sebelumnya mengundurkan diri sebagai anggota senior keluarga kerajaan Inggris demi istri dan anaknya, telah mengungkap lebih banyak tentang apa yang mendorongnya untuk mengambil keputusan tersebut.

Dalam serial dokumenter terbaru yang diproduseri olehnya dan Oprah Winfrey, Harry mengatakan bahwa ia sudah tidak tahan karena permintaannya kepada keluarga untuk membantu sang istri, Meghan Markle tak ditanggapi sama sekali.

Di episode kedua serial The Me You Can't See yang diluncurkan pada hari Jumat, 21 Mei 2021 di Apple TV+, calon ayah dua anak ini mengingat serangan rasismepertama yang dilakukan oleh pers Inggris terhadap Meghan, yang saat itu masih jadi kekasihnya, adalah setelah mereka mengumumkan kisah asmara mereka pada tahun 2016.

"Delapan hari hubungan kami dipublikasikan adalah ketika mereka berkata, 'DNA eksotis ekasih Harry akan menebalkan darah bangsawan,'" ucap Harry,

Ia juga mengatakan bahwa melihat kamera membuat "darahnya mendidih" dan mengingatkannya tentang bagaimana almarhum ibunya, Putri Diana, diperlakukan oleh pers. "Aku merasa benar-benar tidak berdaya," akunya.

Klik halaman berikutnya untuk tahu lebih banyak.

Tapi ketidaktahuan keluarganya tentang perjuangannya dan Meghan yang menjadi pukulan terakhir bagi Pangeran Harry.

"Aku pikir keluargaku akan membantu. Tetapi setiap permintaan, peringatan, apa pun itu, disambut dengan keheningan total atau pengabaian total," ucap Duke of Sussex.

"Kami menghabiskan empat tahun mencoba membuatnya berhasil, kami melakukan semua yang kami bisa untuk tetap di sana melakukan peran dan melakukan pekerjaan itu. Tapi Meghan kesulitan," jelasnya.

Lebih lanjut, Pangeram Harry juga mengungkapkan bahwa Meghan Markle akhirnya jujur padanya dan mengatakan kalau ia memiliki pikiran untuk bunuh diri. Hal itu dikatakan Meghan sebelum mereka menghadiri acara amal di Royal Albert Hall London pada awal 2019, ketika wanita itu tengah enam bulan mengandung putra sulung mereka, Archie.

Baca artikel ini sampai selesai untuk mengetahui penuturan Harry selengkapnya.

"Meghan memutuskan untuk berbagi denganku mengenai pemikiran untuk bunuh diri dan tentang bagaimana dia akan mengakhiri hidupnya," kata Harry.

"Yang menghentikannya untuk melakukan itu (bunuh diri) adalah betapa tidak adilnya hal tersebut bagiku, setelah semua yang terjadi pada ibuku, dan jika aku juga kehilangan wanita lain dalam hidupku, dengan bayi yang sedang ia kandung," jelas Harry berbagi pemikiran Meghan pada saat itu.

Tak hanya itu, Pangeran Harry juga mengungkapkan kalau ia akhirnya menjalani terapi dengan psikiater atas permintaan Meghan yang khawatir dengan traumanya akibat kehilangan sang ibu, Putri Diana.

Kala itu ia mengklaim dia malu untuk meminta bantuan pada keluarganya. "Karena, jujur ??saja, seperti banyak orang seusiaku, aku tahu aku tidak akan mendapatkan apa yang aku butuhkan dari keluargaku," ucapnya.

Jika Kamu butuh bantuan konsultasi untuk mengatasi masalah depresi atau Kamu melihat orang yang ingin melakukan aksi bunuh diri bisa menghubungi nomor darurat Kementerian Kesehatan di 119.