Mekanisme Vaksinasi Kanker Serviks Gratis untuk Siswa Kelas 5 dan 6 SD

·Bacaan 1 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Pemerintah memperluas cakupan vaksinasi HPV (Human Papilloma Virus) gratis untuk siswi kelas 5 dan 6 Sekolah Dasar (SD), Madrasah Ibtidaiyah (MI) atau sederajat tahun ini. Vaksin HPV bisa mengurangi risiko terkena kanker serviks.

Sekretaris Direktorat Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmidzi mengungkapkan mekanisme vaksinasi HPV gratis. Menurutnya, vaksinasi dilakukan pada kegiatan Bulan Imunisasi Anak sekolah (BIAS) pada bulan Agustus setiap tahun.

"Vaksinasi HPV diberikan kepada anak kelas 5 dan 6 SD pada kegiatan BIAS," kata Nadia kepada merdeka.com, Rabu (20/4).

Nadia mengatakan, sebelum mendapatkan vaksinasi HPV, siswi kelas 5 dan 6 SD melewati tahap skrining. Jika kondisi tubuhnya dalam keadaan sehat, maka bisa melanjutkan vaksinasi.

"Pasti yang vaksinasi harus sehat," ucap Nadia.

Vaksinasi Diberikan Bertahap

Menurut Nadia, vaksinasi HPV gratis diberikan secara bertahap sejak 2016. Hanya saja, saat itu dilakukan di wilayah DKI Jakarta.

Berikut tahapan perluasan vaksinasi HPV sejak 2016 di Indonesia:

2016 : DKI Jakarta
2017 : DI Yogyakarta
2018 : Kota Surabaya
2019 : Kota Manado dan Kota Makassar
2020 : Karang Anyar dan Sukoharjo (Jawa Tengah)
2021 : Kediri dan Lamongan (Jawa Timur)
2022 : Bali, Jawa Timur atau Jawa Tengah
2023 : provinsi lainnya dilakukan introduksi secara nasional

Vaksinasi Kanker Serviks Gratis

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi memastikan vaksinasi HPV (Human Papilloma Virus) akan digratiskan.

Budi menegaskan, vaksinasi HPV bukan untuk menyembuhkan kanker serviks. Melainkan sebagai upaya preventif dan promotif, menekan risiko terkena kanker serviks dan mengurangi beban negara.

"Seperti Covid-19 kalau kita sakit biayanya puluhan juta masuk rumah sakit. Tapi kalau kita cegah preventif pakai masker, minum vitamin, itu kan jauh lebih murah," kata Budi di Jakarta, Selasa (19/4). [gil]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel