Melamun, Seorang Pemuda Tertabrak Kereta

Agus Rahmat, Andrew Tito
·Bacaan 1 menit

VIVA – Seorang pemuda tewas tertabrak kereta di perlintasan rel, Jalan Margajaya RT 08/03, Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat. Korban ditemukan pada Selasa malam, 9 Februari 2021.

Kasat Lantas Polres Jakarta Barat Kompol Purwanta menyatakan, peristiwa tersebut terjadi begitu cepat. Kondisi di lokasi yang gelap gulita membuat masinis tidak melihat adanya seorang pemuda yang sedang berjalan kaki di rel.

"Waktu kejadian sekira jam 23:30 WIB," ujar Purwanta dikonfirmasi, Rabu 10 Februari 2021.

Baca juga: Gembong-PDIP: Belum Ada Satupun Sungai yang Dinaturalisasi Anies

Purwanta menjelaskan, bahwa jenazah korban awalnya ditemukan oleh Muafik, satpam Stasiun Bojong Indah. Kebetulan tempat kejadian dengan stasiun jaraknya tidak terlalu jauh.
Saat itu, Muafik sedang bertugas jaga.

Kuat dugaan, peristiwa itu terjadi lantaran korban tengah melamun. Sehingga tidak menyadari adanya kereta yang hendak melintasi rel yang dilaluinya. Pemuda tersebut tewas dengan kondisi yang mengenaskan.

"Saat berjaga, kemudian saksi mendapat laporan dari masinis kereta tujuan Tangerang-Jakarta, bahwa telah menabrak seseorang," katanya.

Mendapati informasi tersebut, petugas jaga kemudian melakukan penyisiran di sekitar lokasi, dan di temukan adanya jasad seorang pemuda yang sudah tergeletak.

"Dia menyisir sepanjang rel dan ternyata benar di tempat kejadian tepatnya 300 meter dari Pos Palang Pintu Rawa Buaya terdapat sosok jasad korban," ujarnya.

Di tubuh korban ditemukan beberapa luka. Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke Polsek Cengkareng. Keluarga korban juga segera dihubungi.

"Selanjutnya pihak keluarga membuat surat pernyataan keberatan untuk dilakukan otopsi," ujarnya.