Melanie Subono Bicara Soal Vaksin Covid-19

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Vaksin Covid-19 sudah tiba di Indonesia dan sedang dalam pengujian sebelum disebarluaskan pada masyarakat secara gratis. Namun hal itu tidak terlalu disambut baik oleh artis Melanie Subono.

Melanie Subono secara tegas menolak jika dirinya menjadi generasi pertama yang disuntikkan vaksin tersebut. Bahkan ia sudah menyiapkan uang jika harus didenda.

"Gue pasti mau (vaksin), tapi nggak mau jadi generasi pertama. Gini, beberapa bulan lalu gue denger ada isu dan wacana kalau orang nggak mau divaksin harus bayar Rp 5 juta. Gue udah ngumpulin," kata Melanie Subono saat ditemui di kawasan Puri Indah Jakarta Barat, belum lama ini.

Setiap Obat Punya Efek Samping

Melanie Subono memperkenalkan Hasio, kolaborasi Orang Tua x Maximall Footwear. (Istimewa)
Melanie Subono memperkenalkan Hasio, kolaborasi Orang Tua x Maximall Footwear. (Istimewa)

Bukan tanpa alasan Melanie menolak disuntikkan vaksin Covid-19 kloter pertama. Sebab menurutnya setiap obat pasti punya efek samping yang berbeda-beda.

"Bukannya apa-apa, gue belajar sesederhana di sekolah, kayak minuman, contohlah jamu yang nggak akan ada efek sampingnya, itu aja bikin resepnya harus dites panjang dulu sebelum akhirnya dikasih ke publik," jelasnya.

Lebih lanjut ia menyebut vaksin Covid-19 yang cocok dengan masyarakat luar negeri belum tentu cocok di tubuh masyarakat Indonesia. Karena itulah ia masih ragu disuntik vaksin.

"Itu minuman lho yang akan diinjeksi ke badan, negara lain nggak mau beli terus dilempar ke kita, mungkin bagus, mungkin nggak. Tapi gue akan ikutin pelajaran di SMP kalau vaksin itu harus ada sekian ribu sample, apa yang cocok dengan kita belum tentu cocok untuk orang Jepang atau yang lain," tuturnya.

Vaksin Belum Bisa Selesaikan Pandemi

Melanie Subono [foto: instagram/melaniesubono]
Melanie Subono [foto: instagram/melaniesubono]

Perempuan 44 tahun itu juga menilai vaksin Covid-19 belum tentu menyelesaikan pandemi. Menurutnya semua tergantung pada cara masyarakat menjaga diri dari virus tersebut.

"Pandemi selesai atau nggak selesai nggak ada urusan sama vaksin, masyarakat mau disiplin atau nggak. Gue orang kritis sama pemerintah yaa, tapi kali ini masyarakat kita yang susah, soal pake helm aja banyak yang nggak paham kenapa harus pakai helm," ujarnya.

"Gue nggak pernah keluar rumah kecuali untuk kerja, sebelum kerja gue suntik imun booster, besoknya kerja, selesai kerja gue SWAB. Nggak pernah yang iseng keluar rumah," imbuhnya lagi.

Seperti diketahui, pemerintah Indonesia mengatakan siap memberikan vaksin Covid-19 pada 2021 mendatang. Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo juga menyebut dirinya akan menjadi orang pertama yang disuntik vaksin.

Saksikan Video Menarik Berikut Ini