Melatih Anak Disiplin, Tentukan Cara Terbaik untuk Melakukannya

Fimela.com, Jakarta Banyak dari orang tua bertanya-tanya bagaimana cara untuk mendisiplinkan anak-anak. Ada banyak pendapat berbeda tentang pendekatan disiplin mana yang lebih efektif untuk anak, sehingga Mom dapat membuat pilihan berdasarkan informasi tentang cara membesarkan anak-anak. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperimbangkan ketika memutuskan strategi disiplin mana yang akan digunakan untuk anak-anak Mom.

Tentukan Temperamen Anak

Kemampuan, kelemahan dan kepribadiannya semua harus dipertimbangkan. Lihatlah bagaimana temperamen anak. Jangan terlalu mengajarkan kedisiplinan terlalu keras kepada anak, hal ini hanya akan membuatnya menjadi anak yang memiliki sifat yang keras, bahkan mereka juga lebih mudah membangkang. Selain itu mengajarkan kedisiplinan dengan cara yang keras mungkin akan membuat anak menjadi lebih terutup dan enggan untuk melakukan sosialisasi dengan teman di sekitarnya.

Sesuaikan Tempreamen Anak dengan Orang Tua

Tentu saja, watak orang tua juga harus dipertimbangkan, yang kemudian periksa kesesuian antara temperamen anak dengan Mom. Misalnya jika Mom adalah orang yang tenang dan santai, mungkin merasa mudah untuk menangani anak pemalu yang suka membaca dan bermain dengan balok. Tetapi, jika Mom memiliki anak yang keras dan hiperaktif, mungkin akan lebih kewalahan dengan tingkat energinya.

Hal itu bisa membuat orang tua kurang sabar terhadap perilaku terntentu pada anak atau mungkin orang tua akan menjadi lebih ketat tentang beberapa masalah. Mengembangkan kesadaran akan temperamen dapat membantu memastikan pengasuhan dengan cara mengajarkan anak keterampilan hidup yang mereka butuhkan saat menjadi dewasa kelak.

Cermati Gaya Mengasuh Anak

ilustrasi bermain dengan anak/unsplash

Ada empat jenis gaya pengasuhan anak yaitu otoriter, otoritatif, authoritative uninvolved, permisif. Indentifikasi gaya mana yang Mom suka secara alami. Evaluasi baik buruknya dari gaya pengasuhan dan tentukan apakah ada perubahan yang ingin dilakukan pada pendekatan terhadap kedisiplinan. Penelitian menunjukkan anak-anak yang dibesarkan oleh orang tua yang berwibawa, mendapatkan hasil yang terbaik, secara fisik dan emosional. Jadi pertimbangkan langkah-langkah apa yang mungkin Mom ambil untuk mengadopsi gaya yang lebih otoritatif.

Percobaan dengan Berbagai Strategi

Kebutuhan disiplin anak akan berubaha seiring berjalannya waktu tergantung pada tingkat kedewasaan dan keadaan hidupnya. Strategi disiplin yang berfungsi sekarang mungkin tidak akan berhasil ketika anak bertambah usia satu tahun kemudian. Buat aturan jelas dan tetap konsisten dengan memberikan konsekuensi. Sementara itu, terus ajarkan keterampilan baru kepada anak agar ia dapat belajar mengelola perilakunya dengan baik.

Mengajarkan anak tentang kedisiplinan memang perlu dilakukan. Ini adalah sebagai bekal anak ketika ia tumbuh kelak dan hidup bermasyarakat kelak.

Cek Video di Bawah Ini

#Changemaker