Melbourne Lockdown Lagi

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Sekitar lima juta warga Melbourne menerima kenyataan kota mereka kembali "dikunci" alias lockdown selama sepekan ke depan, terhitung sejak Jumat (28/5) dini hari waktu setempat. Ini merupakan keempat kalinya Melbourne menjalani lockdown sejak dimulainya pandemi, tahun lalu.

Pemerintah Negara Bagian Victoria memutuskan kebijakan lockdown setelah menemukan 39 kasus penularan baru covid 19. Dari 39 kasus ini terdeteksi 15.000 orang lainnya yang merupakan kontak erat dengan mereka.

Warga berlari melewati Stasiun Flinder Street yang hampir sepi selama jam sibuk pagi hari ketika pemberlakukan lockdown di Melbourne, Jumat (28/5/2021). Melbourne kembali menerapkan lockdown untuk keempat kalinya setelah wabah COVID-19 menyebar cepat di wilayah tersebut. (William WEST/AFP)
Warga berlari melewati Stasiun Flinder Street yang hampir sepi selama jam sibuk pagi hari ketika pemberlakukan lockdown di Melbourne, Jumat (28/5/2021). Melbourne kembali menerapkan lockdown untuk keempat kalinya setelah wabah COVID-19 menyebar cepat di wilayah tersebut. (William WEST/AFP)

Seperti dilansir AFP, warga Melbourne hanya diperkenankan ke luar rumah untuk alasan-alasan penting. Seperti membeli kebutuhan pokok, pekerjaan resmi yang tidak bisa dilakukan di rumah, berobat, atau menerima vaksin.

Pemerintah Victoria juga menutup sekolah-sekolah. Pertemuan-pertemuan, pribadi dan publik juga dilarang. Sedangkan restoran dan kafe-kafe hanya diperkenankan menerima pesanan untuk dibawa pulang atau take away.

Petugas membersihkan gate Stasiun Flinders Street selama jam sibuk yang biasanya ramai saat pemberlakukan lockdown di Melbourne, Jumat (28/5/2021). Melbourne kembali menerapkan lockdown untuk keempat kalinya setelah wabah COVID-19 menyebar cepat di wilayah tersebut. (William WEST/AFP)
Petugas membersihkan gate Stasiun Flinders Street selama jam sibuk yang biasanya ramai saat pemberlakukan lockdown di Melbourne, Jumat (28/5/2021). Melbourne kembali menerapkan lockdown untuk keempat kalinya setelah wabah COVID-19 menyebar cepat di wilayah tersebut. (William WEST/AFP)

Pemerintah Victoria sendiri saat ini masih menginvestigasi penyebab melonjaknya kembali kasus positif di negeri mereka. Pemerintah juga meminta bantuan militer untuk melakukan investigasi.

Seorang pria melintasi Bourke Street Mall yang biasanya sibuk di Melbourne ketika penduduk kota kembali menjalani lockdown selama 7 hari, Jumat (28/5/2021). Melbourne kembali menerapkan lockdown untuk keempat kalinya setelah wabah COVID-19 menyebar cepat di wilayah tersebut. (William WEST/AFP)
Seorang pria melintasi Bourke Street Mall yang biasanya sibuk di Melbourne ketika penduduk kota kembali menjalani lockdown selama 7 hari, Jumat (28/5/2021). Melbourne kembali menerapkan lockdown untuk keempat kalinya setelah wabah COVID-19 menyebar cepat di wilayah tersebut. (William WEST/AFP)

Sebelumnya, negara bagian New South Wales juga melakukan lockdown pada awal bulan lalu. Itu dilakukan setelah ditemukan sepasang suami istri positif terinveksi virus corona covid 19.

Polisi berpatroli di Bourke Street Mall yang biasanya sibuk di Melbourne ketika penduduk kota kembali menjalani lockdown selama 7 hari, Jumat (28/5/2021). Melbourne kembali menerapkan lockdown untuk keempat kalinya setelah wabah COVID-19 menyebar cepat di wilayah tersebut. (William WEST/AFP)
Polisi berpatroli di Bourke Street Mall yang biasanya sibuk di Melbourne ketika penduduk kota kembali menjalani lockdown selama 7 hari, Jumat (28/5/2021). Melbourne kembali menerapkan lockdown untuk keempat kalinya setelah wabah COVID-19 menyebar cepat di wilayah tersebut. (William WEST/AFP)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel