Melihat Kans Wakil Asia Tenggara Lolos ke Piala Asia 2023, Thailand Berpeluang, Timnas Indonesia Bahaya

Bola.com, Jakarta - Sebanyak tujuh negara dari Asia Tenggara atau ASEAN masih berjuang untuk menembus Piala Asia 2023 di kualifikasi babak ketiga. Sampai sekarang, baru Vietnam yang memastikan tampil di putaran final karena sudah lolos sejak kualifikasi babak kedua.

Tujuh negara yang berusaha menembus Piala Asia 2023 itu adalah Thailand, Malaysia, Filipina, Singapura, Myanmar, Kamboja, dan tentu saja Timnas Indonesia. Peluang untuk meraih tiket putaran final juga tidak mudah didapat.

Hanya enam juara grup dari Grup A-F dan lima runner-up terbaik yang berhak untuk lolos dari Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Asia 2023 ke putaran final Piala Asia 2023.

Artinya, kepastian lolos hanya didapat lewat status juara grup. Status sebagai runner-up grup tidak cukup karena hanya satu saja yang akan kehilangan tiket tersebut. Nah, Timnas Indonesia malah dalam kondisi bahaya.

Bola.com telah merangkum ulasan wakil Asia Tenggara untuk lolos ke Piala Asia 2023. Simak ulasan berikut ini:

 

Thailand

Manajer Timnas Thailand, Nualphan Lamsam, mendadak menjadi sorotan di ajang Piala AFF 2020. Tidak hanya di negaranya, Wanita yang akrab disapa madam Pang ini juga viral di Indonesia. (AP/Suhaimi Abdullah)
Manajer Timnas Thailand, Nualphan Lamsam, mendadak menjadi sorotan di ajang Piala AFF 2020. Tidak hanya di negaranya, Wanita yang akrab disapa madam Pang ini juga viral di Indonesia. (AP/Suhaimi Abdullah)

Thailand jadi timnas yang paling berpeluang untuk lolos ke Piala Asia 2023. Sebab, di Grup C kualifikasi ketiga, mereka mampu memetik dua kemenangan. Dengan status runner-up, Thailand juga masih yang terbaik.

Tim Gajah Putih memuncaki pemeringkatan runner-up  terbaik dengan enam poin dengan selisih plus lima gol, disusul Kirgistan dengan enam angka plus tiga gol dan India dengan enam poin plus tiga gol.

Selain poin, penentuan posisi runner-up terbaik juga ditentukan oleh produktivitas gol, poin disiplin, dan drawing. Thailand akan berjumpa dengan Uzbekistan yang masih di puncak Grup C, Selasa (14/6/2022).

 

Malaysia

Timnas Malaysia U-23 semakin mantap menatap Piala AFF U-23 2022 usai mengimbangi Sabah FC dengan skor 1-1 pada laga uji coba. (dok. FAM)
Timnas Malaysia U-23 semakin mantap menatap Piala AFF U-23 2022 usai mengimbangi Sabah FC dengan skor 1-1 pada laga uji coba. (dok. FAM)

Tim Negeri Jiran sebenarnya baru menang sekali di Grup E, yakni atas Turkmenistan. Tapi, mereka kemudian kalah 1-2 dari Bahrain. Malaysia pun baru mengemas tiga poin dari dua pertandingan.

Kans mereka untuk masuk lima runner-up terbaik masih terbuka, syaratnya tentu menundukkan Bangladesh yang terhitung mudah dilakukan. Raihan enam poin belum pasti membuat mereka lolos, tapi kans itu akan semakin lebar.

Tim lawan Malaysia dalam pertandingan terakhirnya relatif mudah. Safawi Rasid dkk. hanya akan melawan Bangladesh, tim terburuk di Grup E yang selalu kalah dan telah kebobolan empat gol.

 

Filipina

The Azkals kini juga berada di posisi runner-up Grup B. Mereka sempat bermain imbang 0-0 kontra Yaman dan kemudian menang 1-0 atas Mongolia.

Laga terakhir Filipina ini akan menjadi tantangan. Filipina akan menghadapi lawan berat dalam partai terakhir Grup B, yakni menghadapi Palestina, sang penguasa grup.

Palestina selalu menang dalam dua laga Grup B untuk menjadi pemuncak klasemen dengan enam poin. Kesebelasan yang juga disebut Lions of Canaan itu masih butuh tambahan satu angka untuk lolos ke Piala Asia 2023.

 

Singapura

Timnas berjulukan The Lions ini sudah dipastikan gagal menembus Piala Asia 2023. Sebab, mereka sudah kalah dua kali di Grup F, yakni saat berjumpa dengan Tajikistan dan Kirgistan. Dengan satu laga tersisa, Singapura belum mengemas poin.

Singapura masih akan melakoni laga terakhir kontra sesama tim Asia Tenggara, yakni Myanmar. Duel ini tentu tidak akan berdampak pada nasib Singapura yang sudah pasti tersingkir di kualifikasi ketiga.

 

Myanmar

Nasib Myanmar segendang sepenarian dengan Singapura. Myanmar juga  sudah dipastikan gagal menembus Piala Asia 2023. Sebab, mereka sudah kalah dua kali di Grup F, yakni saat berjumpa dengan Tajikistan dan Kirgistan.

Dengan satu laga tersisa, Myanmar juga belum mengemas poin. Seperti disebutkan, Myanmar akan bersua dengan Singapura dalam pertandingan yang tidak akan berdampak pada kans menembus Piala Asia 2023.

 

Kamboja

Tim satu ini jadi lumbung gol Grup D. Mereka sudah kalah dua kali dari India dengan skor 0-2, dan takluk kontra Hong Kong dengan skor 0-3. Dari skornya sudah terlihat, Kamboja gagal mencetak gol dan kebobolan lima kali.

Terakhir, Kamboja akan berjumpa dengan Afghanistan. Duel ini juga tidak memberi banyak dampak karena Kamboja yang berada di juru kunci Grup D dipastikan gagal mendapat tiket Piala Asia 2023.

 

Timnas Indonesia

<p>Timnas Indonesia - Elkan Baggott, Pratama Arhan, Fachruddin Aryanto, Alfeandra Dewangga (Bola.com/Adreanus Titus)</p>

Timnas Indonesia - Elkan Baggott, Pratama Arhan, Fachruddin Aryanto, Alfeandra Dewangga (Bola.com/Adreanus Titus)

Buntut kekalahan dari Yordania, Timnas Indonesia tertahan di peringkat kedua klasemen sementara Grup A. Poin tim berjuluk Skuad Garuda itu juga tidak bertambah. Pada pemeringkatan runner-up  terbaik, Timnas Indonesia berada di posisi terbawah alias peringkat keenam.

Skuad Garuda bermodalkan tiga poin dari dua pertandingan, sama dengan Malaysia Timnas Indonesia masih akan melawan Nepal pada partai terakhir Grup A, yang diprediksi akan diatasi dengan mudah.

Timnas Indonesia sendiri harus menang atas Nepal dengan gol sebanyak-banyaknya agar dapat mendongkrak posisi di ranking runner-up terbaik memanfaatkan aturan selisih gol. Ini diperlukan untuk menggeser Filipina dari daftar runner-up terbaik daripada menyalip Malaysia.

Timnas Indonesia juga harus khawatir jika Kuwait mampu mengalahkan Yordania dalam matchday terakhirnya di Grup A. Ketiganya akan sama-sama mendulang enam poin.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel