Melihat Kesibukan Jemaah Haji Jelang Pulang ke Tanah Air

Merdeka.com - Merdeka.com - Jemaah yang akan pulang ke Tanah Air mulai berkemas. Pemberangkatan awal dari Bandara King Abdulaziz Internasional Airport (KAIA) Jeddah, pada tanggal 15 Juli 2022.

Sesuai aturan, jemaah hanya mendapatkan kapasitas koper bagasi maksimal 32 kg. Sedangkan untuk koper cabin 7 kg. Jika melebihi, tentu diminta menyesuaikan.

Jemaah kemudian berinisiatif menimbang terlebih dahulu koper mereka secara mandiri dengan alat timbang digital yang dibawa dari Tanah Air. Jemaah secara bergantian menimbang beban koper mereka. Cukup atau melebihi batas yang ditentukan.

"Persiapan timbang masing-masing koper jemaah, timbang pribadi sebelum nanti petugas menimbang di lobi hotel," kata Yunius Aidin Basrin, jemaah kloter 1 JKG, kepada tim Media Center Haji (MCH) 2022, Kamis (14/7).

Adapun caranya, alat timbang digital diletakkan gagang koper. Kemudian, koper sedikit diangkat. Mayoritas berat koper yang ditimbang di atas 28 kg hingga 31 kg.

Tak Bawa Air Zamzam

Jemaah mengaku isi koper mereka rata-rata oleh-oleh yang akan dibagikan untuk sanak keluarga dan kerabat. Seperti kurma, kacang dan cokelat. Sementara air zamzam, mereka pastikan tidak bawa karena tahu dilarang.

"Enggak ada kalau zamzam, nanti aja beli di sana, kan memang enggak boleh," kata jemaah lainnya.

Yunius mengaku ada kesedihan tersendiri yang dia rasakan karena sebentar lagi akan pulang ke Tanah Air. Meskipun, dia juga mengakui sudah rindu keluarga di Tanah Air.

"Insya Allah siap, tapi siap tidak juga. Siap pingin balik, tapi enggak siap juga akan meninggalkan Baitullah. Kok cepat rasanya, hari-hari minggu ini kok cepat," kata Yunius.

Dia berharap momen kebersamaan dengan jemaah lainnya bisa terus terjalin meski telah kembali ke Tanah Air. "Semoga kelak menjadi haji mabrur. Amin," tutup Yunius. [rnd]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel